LOWONGAN CPNS 2013 : Tak Ada Prioritas untuk Pelamar DIY

26 September 2013 12:40 WIB Jogja Share :

[caption id="attachment_450258" align="alignleft" width="640"]http://images.harianjogja.com/2013/09/SOLO_CPNS-SOLO-230913-SUNARYO-HB-SOLOPOS.jpg">MENGISI FORMULIR PENDAFTARAN CPNShttp://images.harianjogja.com/2013/09/SOLO_CPNS-SOLO-230913-SUNARYO-HB-SOLOPOS.jpg" width="640" height="427" /> Ilustrasi lowongan CPNS (Dok/Solopos)[/caption]

Harianjogja.com, JOGJA- Panitia seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Daerah DIY menegaskan tidak ada prioritas untuk pelamar warga DIY.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemda DIY Agus Supriyanto mengatakan tidak ada prioritas untuk warga DIY. "Semuanya memiliki peluang yang sama," katanya, Rabu (25/9/2013).

Sesuai dengan formasi dari pemerintah pusat, Pemda DIY hanya mendapatkan 120 formasi. Hanya setelah nanti diterima seluruh CPNS bakal dapat memperoleh pembekalan yang sama tak terkecuali warga luar DIY.

“Sesuai dengan budaya organisasi di sini, mereka yang lolos akan mendapatkan materi pra jabatan berupa sopan santu dan tata karma,” ujarnya.

Hal ini sekaligus untuk menjawab kegelisahan Komisi A DPRD DIY yang sebelumnya menyarankan agar seleksi CPNS pada tahun ini dapat mempertimbangkan perihal tata krama pelamar.

Komisi A menilai SDM Pemda DIY sekarang ini memiliki kompetensi yang bagus, namun kurang pengetahuan berbudaya.

Agus mengingatkan agar warga waspada terhadap aksi penipuan penerimaan CPNS. Warga dapat mencurigai ketika ada tawaran ujian tes tertulis dilakukan di rumah dan penyelenggara meminta uang sebagai pemulus.

“Dalam SK Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera jelas disebutkan seleksi CPNS tertulis memanfatkan fasilitas umum seperti gedung olahraga,” ungkapnya.

Tes ujian kompetensi akan diselenggarakan di gedung sekolah dasar hingga SMA di Kota Jogja. Sebelumnya, 70 orang yang kebanyakan warga Jawa Tengah merasa tertipu karena dimintai uang sampai ratusan rupiah untuk lolos ujian CPNS.