Advertisement
DPRD Kota Jogja Dorong Direct Flight Internasional ke Bandara YIA
Yogyakarta International Airport (YIA) menjadi satu-satunya bandara bertaraf internasional untuk wilayah DIY dan Jawa Tengah. Tampak sejumlah pengguna bersiap memasuki Bandara YIA di Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta, belum lama ini. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jogja menilai penambahan penerbangan internasional langsung atau direct flight ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi kebutuhan strategis untuk mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara. Optimalisasi konektivitas udara dinilai krusial agar potensi pariwisata DIY dapat menjangkau pasar global secara lebih luas.
Dorongan tersebut muncul seiring masih jauhnya ketimpangan antara jumlah wisatawan mancanegara dan wisatawan domestik yang berkunjung ke DIY. Wakil Ketua I DPRD Kota Jogja, Sinarbiyat Nujanat, menyayangkan kondisi tersebut, mengingat kekayaan destinasi wisata DIY dinilai memiliki daya tarik yang kuat bagi pasar internasional.
Advertisement
“Padahal kita mempunyai potensi destinasi wisata kita sangat mendukung untuk menarik wisatawan asing,” katanya saat melakukan kunjungan ke Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (4/2/2026).
Menurut Sinarbiyat, keberadaan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) seharusnya menjadi pintu masuk utama wisatawan mancanegara. Ia menilai fasilitas YIA sudah sangat memadai dan tidak kalah bersaing dengan bandara internasional lain di Indonesia, baik dari sisi kapasitas, kenyamanan, maupun standar pelayanan.
BACA JUGA
Namun demikian, hingga kini penerbangan internasional langsung menuju DIY masih sangat terbatas. Sinarbiyat menyebut rute internasional ke Yogyakarta baru melayani Kuala Lumpur dan Singapura, yang bahkan telah beroperasi sejak 2009–2010 tanpa penambahan rute baru hingga saat ini.
“Saat ini penerbangan internasional langsung ke Jogja baru Kuala Lumpur dan Singapura, itu pun sudah sejak 2009–2010 dan belum ada penambahan. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama,” katanya.
Selain peningkatan konektivitas udara melalui direct flight, Sinarbiyat juga menekankan pentingnya penguatan strategi promosi pariwisata yang lebih agresif dan terarah. Ia mendorong keterlibatan influencer dari negara-negara target pasar wisata Yogyakarta serta penguatan kerja sama dengan media lokal dan internasional.
“Media lokal di Jogja bisa mempromosikan gambaran wisata di negara lain, dan sebaliknya media luar juga mempromosikan potensi wisata Jogja dan destinasi lain di DIY,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyoroti melemahnya peran Badan Promosi Pariwisata Kota Jogja (BP2KY) setelah adanya perubahan regulasi yang membuat lembaga tersebut tidak lagi memperoleh dukungan pendanaan dari pajak hotel dan restoran. Kondisi ini dinilai berdampak pada menurunnya efektivitas promosi pariwisata Kota Jogja.
“Peran BP2KY sekarang jauh berkurang dibandingkan dulu. Ini perlu solusi agar kembali optimal dalam meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara,” katanya.
Ke depan, Sinarbiyat berharap penguatan konektivitas internasional melalui direct flight, strategi promosi yang terintegrasi, serta kolaborasi antardaerah dan antarnegara dapat mendorong pertumbuhan pariwisata DIY secara berkelanjutan. Di sisi lain, tingginya kunjungan wisatawan nusantara yang hampir selalu memadati DIY setiap akhir pekan dinilai perlu terus dijaga dan dipertahankan, seiring dengan komitmen Pemerintah Kota Jogja untuk membenahi persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah demi menjaga kenyamanan wisatawan.
“Persoalan lingkungan dan sampah harus menjadi perhatian serius. Ini penting agar wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, merasa nyaman saat berkunjung ke Jogja,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dino Patti Djalal: Pembahasan Peran RI di BOP Masih Berproses
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, Layani Penumpang Sepanjang Hari
- DPD Tani Merdeka Bantul Dilantik, Dorong Kemajuan Pertanian Lokal
- Pemkot Jogja Tempuh Tahapan Panjang Menuju Malioboro Full Pedestrian
- BPBD Peringatkan Modus APAR Catut Damkarmat Bantul
- Jogja Percepat Vaksinasi PMK dan Batasi Masuknya Ternak Luar Daerah
Advertisement
Advertisement



