Putusan MK Diikuti, MBG Dipisah dari Anggaran Pendidikan di APBN 2028
Kemenkeu memastikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis dipisahkan dari anggaran pendidikan mulai APBN 2028 sesuai putusan MK.
Harianjogja.com, BANTUL—Seniman Bagong Kussudiardja dikenal sebagai seniman multi talenta. Selain piawai menari, ayah dua seniman kondang Butet Kertaredjasa dan Djaduk Ferianto ini juga dikenal sebagai pelukis yang produktif.
Di Padepokan Seni Bagong Kussudiharja, saat ini tersimpan setidaknya 400 karya lukis beserta sketsa yang dibuat Bagong saat masih hidup.
Sabtu (27/10/2013) malam dalam acara Jagongan Wagen bertajuk Gerak Gerik Garis di Padepokan Seni Bagong Kussudiharja, Desa Kembaran, Kelurahan Tamantirto, Kasihan, sebanyak enam penari dengan berbagai latar belakang disiplin ilmu mencoba menafsir karya lukis yang dibuat Bagong menjadi sebuah gerakan tari.
Lengkungan garis, warna, gerak garis yang ada di lukisan dijadikan pijakan bagi para penari untuk membuat gerakan.
Secara keseluruhan, para penari menafsir dengan tarian kontemporer dengan dominasi gerakan yang terlihat dinamis dan enerjik. Beberapa gerakan itu bahkan seperti dalam tari balet.
"Masing-masing orang tentu memiliki penafsiran yang bermacam-macam terhadap karya lukis Bagong. Kami juga memiliki penafsiran berbeda terhadap lukisan Bagong tersebut," kata Indriarti Kussnowari, salah satu penari kepada Harian Jogja, seusai pementasan.
Ricky Setiawan, Develepmont Program Jagongan Wagen mengungkapkan, pentas Gerak Gerik Garis digelar karena Padepokan Seni Bagong Kussudiharja menyimpan banyak arsip seni, termasuk lukisan Bagong.
Menurutnya, akan sangat sayang jika lukisan itu hanya menjadi koleksi arsip. "Karena itu kami pun memiliki ide bagaimana jika lukisan itu direspons menjadi sebuah gerak tari," katanya.
Ricky melihat sumber inspirasi sejatinya bisa datang dari manapun termasuk lukisan yang notabene hanya merupakan pemandangan visual jika seniman mau menggali lebih dalam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemenkeu memastikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis dipisahkan dari anggaran pendidikan mulai APBN 2028 sesuai putusan MK.
Pemain sepak bola Thailand Sofwan Awae tewas tersambar petir saat laga FA Golok Cup. Insiden juga melukai pemain Malaysia dan sembilan orang lainnya.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 6 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 6 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 6 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.