Advertisement
PEREDARAN NARKOBA : Esther Paham Bahasa Melayu, Penyidik Tetap Perlu Penerjemah
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN-Petugas Direktorat Narkotika dan Obat Terlarang (Ditnarkoba) Polda DIY harus ekstra teliti dalam memeriksa dan pengolahan data kasus http://www.harianjogja.com/baca/2013/12/06/peredaran-narkoba-tersangka-penyelundup-sabu-asal-india-tak-mau-makan-nasi-471792" target="_blank">penyelundupan sabu-sabu senilai Rp5,6 miliar di Bandara Adisutcipto dengan tersangka Esther Hulang, 41.
Esther yang disebut sebagai asli India wajahnya justru oriental. Selain itu kemampuan bahasa Inggrisnya standar kemampuan orang Asia. Bahkan ada petugas yang tercengang ketika mendengar jawaban Ester yang sebenarnya menguasai Bahasa Melayu.
Advertisement
Pasalnya ketika salah satu petugas menyuruh penerjemah menanyakan satu pertanyaan di hadapan Esther, belum sempat penerjemah itu mengungkapkan terjemahannya ke dalam bahasa Inggris, Esther justru sudah memberikan jawaban dengan Bahasa Inggris.
Hal itu sinkron dengan data sebelumnya, bahwa Esther bekerja di sebagai penjaga toko di Singapura. "Berarti kan dia [Esther] paham yang saya omongkan, setidaknya Melayu," ungkap sumber itu, Kamis (5/12/2013).
Saat diinterogasi, Esther memang terus mengelak atas tuduhan membawa sabu dengan alasan tidak mengetahui. Tersangka mengaku kaget ketika sampai bandara tapi kopernya tidak ada.
Begitu tiba di Jogja Esther komplain ke pihak maskapai hingga akhirnya dikirimkan melalui penerbangan sehari berikutnya. Koper itu diberi oleh temannya berinisial M saat di Singapura sehingga ia tidak mengetahui isinya.
Kasubdit I, Ditresnarkoba Polda DIY AKBP Bakti Andriono menjelaskan, hingga kemarin Polda DIY belum melanjutkan pemeriksaan terhadap tersangka guna keperluan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
Pihaknya masih menunggu penerjemah Bahasa Inggris dari UGM. "Kami masih terus mengembangkan terutama pihak yang akan menerima barang itu," ungkap Bakt
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




