Advertisement

GAS LANGKA : Warga Tempuh 20 Kilometer Demi Gas

Kusnul Isti Qomah
Sabtu, 04 Januari 2014 - 06:20 WIB
Sugeng Pranyoto
GAS LANGKA : Warga Tempuh 20 Kilometer Demi Gas

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Kesulitan mendapatkan gas elpiji 12 kilogram masih dirasakan warga pesisir Gunungkidul. Bahkan mereka harus mencari hingga Kecamatan Playen yang jaraknya bisa mencapai 20 kilometer.

Salah satu pemilik rumah makan di Pantai Kukup, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Muji menuturkan, sudah berminggu-minggu ia kesulitan mendapatkan gas LPG. Ia bahkan harus mencari jauh hingga Kecamatan Paliyan dan Playen.

Advertisement

“Saya kesusahan mencari elpiji. Haganya juga naik. Terakhir beli saya dapat harga Rp90.000 hingga Rp95.000. Itu harga Sabtu [28/12/2013] lalu. sekarang belum cari lagi,” papar dia di Pantai Kukup, Jumat (3/1/2014).

Muji berharap, warga jangan dipersulit lagi dalam mendapatkan gas. Ketika harga naik, sangat wajar jika warga mengeluh. Namun, LPG sudah menjadi kebutuhan pokok yang pasti akan dicari. “Mahal pun akan dibeli. Tetapi yang terpenting adalah jangan dipersulit untuk mendapatkannya,” papar dia.

Sementara itu, kesulitan mendapatkan gas juga dirasakan di Desa Girisekar, Kecamatan Panggang. Salah satu penjual gorengan, Warno menuturkan, ia harus merogoh kocek Rp20.000 untuk mendapatkan elpiji ukuran tiga kilogram.
“Saya hanya ingin pendistribusian itu lancar. Selain itu harus ada stok yang cukup. Jangan sampai warga kesusahan,” tutur dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak

Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak

News
| Sabtu, 04 April 2026, 17:07 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement