Advertisement

DANAIS : Serapan Dinas Kebudayaan Paling Kecil

Jum'at, 10 Januari 2014 - 07:20 WIB
Sugeng Pranyoto
DANAIS : Serapan Dinas Kebudayaan Paling Kecil

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA- Dana keistimewaan 2013 sebesar Rp231,39 miliar hanya terserap 22,5% atau Rp51,24 miliar. Ironisnya Dinas Kebudayaan yang paling besar mendapatkan jatah cuma mampu merealisasikannya 6,14%.

Berdasarkan dokumen yang dimiliki Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah per 8 Januari, dinas yang dikepalai Gusti Bendara Pangeran Haryo Yudhaningrat itu mendapatkan pagu danais sebesar Rp117,02 miliar. Hanya hingga batas waktu pelaporan pada Jumat (10/1/2014) baru terserap dana 6,14% atau setara dengan Rp7,183 miliar.

Advertisement

Bahkan, Yudha mengaku penyerapannya lebih kecil lagi yaitu hanya mencairkan danais pada termin pertama sebesar Rp6 miliar. “Itu pun masih susuk [kembali],” ujar dia saat dihubungi Kamis petang.

Anggaran itu, kata dia, digunakan untuk berbagai kegiatan, mulai dari pengecatan Kraton, Festival Kraton di Cirebon, honor abdi dalem dan pangeran, pembuatan enam film budaya dan sayembara kethoprak dengan tema Pangeran Mangkubumi di TVRI, sebanyak tujuh kali pada Desember.

Menurut dia, sayembara itu dimaksudkan untuk lebih mengenalkan mengenai siapa Pangeran Mangkubumi. Cerita-cerita dibuat sebagai kuis, dan pada episode terakhir peserta diadu. “Hadiah utamanya sepeda motor bebek, dan handphone blackberry,” ungkap dia.

Adik lain ibu HB X itu mengklaim, kegiatan tersebut tidak mengada-ada, dengan alasan telah diajukan ke Pemerintah Pusat dalam program keistimewaan 2013.

Anggaran yang dicairkan dari kas daerah masih tersisa, karena menurut dia, untuk pengecetan Kraton yang tadinya ditaksir sampai Rp1,3 miliar, tidak bisa seluruhnya dikerjakan. Sebab, dengan nilai proyek sebesar itu, harus dilakukan lelang proyek. Anggaran pengecetan itu diserahkan Balai Pelestarian Cagar Budaya Yogyakarta.
“Karena waktu mepet, lelang tidak bisa dilakukan. Maka pengecetan hanya dilakukan di Pagelaran Kraton sebesar Rp200 juta,” ungkap Penghageng Manggala Yudha Kraton itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Gempa Magnitudo 5,7 Terjadi di Tuapejat Mentawai, Picu Kepanikan

Gempa Magnitudo 5,7 Terjadi di Tuapejat Mentawai, Picu Kepanikan

News
| Sabtu, 04 April 2026, 19:27 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement