Jatah Raskin Bantul Tertinggi di DIY

03 Februari 2014 11:09 WIB Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL – Badan Pusat Statistik Bantul (BPS) Bantul menyebutkan jatah beras miskin (raskin) dari Pemerintah melaluI Bulog untuk masyarakat miskin di Bantul tahun 2014 ini masih paling atas di DIY.

Jumlah kuota penerima beras miskin di Bantul juga tidah berubah yakni 88.611 rumah tangga sasaran (RTS).

Kepala Seksi Statistik Sosial BPS Bantul Yuni Pamungkas mengatakan angka jatah beras dan rumah tangga sasaran sebagai penerima raskin masih sama dengan angka tahun 2013 menyusul diterimanya edaran dari asisten sekda DIY ke seluruh BPS di Kabupaten dan kota di DIY.

“Sudah ada kepastian jatah raskin dan RTS untuk 2014 ini tidak berubah dari tahun kemarin. Pemerintah DIY telah mengirim edaran kepada kami,” ujar Yuni, belum lama ini.

Menurut Yuni, seperti tertera dalam edaran tertulis asisten Sekda Pemerintah DIY nomor 463/0186 menindaklanjuti Surat Keputusan Gubernur DIY Nomor 1/2014 tentang pagu raskin 2014 kabupaten bersemboyan projotamansari memperoleh jatah raskin terbesar di DIY yakni 15.949.980 kilogram, diatas Kabupaten Gunungkidul sebesar 14.443.740 kilogram.

Adapun Kota Jogja hanya tercatat secara kota atau kabupaten di DIY terendah penerima pagu raskin hanya 2.885.380 kilogram untuk 16.031 RTS dibawah Kulonprogo dan Sleman.

Yuni memastikan harga raskin masih sama dengan tahun sebelumnya yakni Rp 1.600 per kilogram atau Rp24.000 per 15 kilogram per bulan. Ia menyatakan dalam berbagai koordinasi program penyaluran diikuti BPS Bantul dengan Pemkab dan Pemerintah DIY selalu ditekankan agar kebijakan penerimaan raskin tidak di bagi rata dengan warga yang tidak tercatat sebagai penerima raskin. (Endro Guntoro/JIBI/Harian Jogja).