Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp18.110 per Dolar AS Hari Ini
Rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif dan melemah ke Rp18.060-Rp18.110 per dolar AS dipicu sentimen geopolitik dan fiskal domestik.
Harianjogja.com, BANTUL- Pemkab Bantul mengklaim, pertumbuhan investasi di daerah ini mencapai 6% per tahun.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bantul Sulistyanta menyatakan, pertumbuhan sebesar itu didominasi sektor industri dan jasa. "Dominasinya masih investor dari dalam negeri," terang Sulistyanto, belum lama ini.
Beberapa investasi besar yang sudah masuk ke Bantul beberapa waktu terakhir adalah pabrik pakaian boneka di Kasihan Bantul yang menyedot hingga 1.000 tenaga kerja. Saat ini, menurutnya sudah ada lima investor besar yang melakukan penjajakan, di antaranya berasal dari Thailand.
"Mereka sudah datang ke sini dan meninjau lokasi, barangkali mereka berminat. Diantaranya invesotor yang memproduksi komponen mobil," imbuhnya. (Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif dan melemah ke Rp18.060-Rp18.110 per dolar AS dipicu sentimen geopolitik dan fiskal domestik.
Timnas Voli Putra Indonesia gagal juara SEA V Cup 2026. Pelatih mengungkap kelemahan tim dan peluang bangkit di seri kedua di Indonesia.
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Amaranta Prambanan Yogyakarta menggelar Amaranta Sunset Trail Walk 2026 pada Sabtu (18/7/2026) sebagai bagian dari perayaan 5th Anniversary Amaranta Prambanan
Lima pemuda asal Pleret ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan dua remaja di Jalan Ireda, Mergangsan. Polisi ungkap motif salah sasaran.
pemberdayaan perempuan menjadi bagian penting dalam pendidikan di Unisa Yogyakarta karena perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan.