Harga Oli Pertamina Naik 17 Persen, Ini Penyebabnya
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Harianjogja.com, BANTUL- Pemkab Bantul mengklaim, pertumbuhan investasi di daerah ini mencapai 6% per tahun.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bantul Sulistyanta menyatakan, pertumbuhan sebesar itu didominasi sektor industri dan jasa. "Dominasinya masih investor dari dalam negeri," terang Sulistyanto, belum lama ini.
Beberapa investasi besar yang sudah masuk ke Bantul beberapa waktu terakhir adalah pabrik pakaian boneka di Kasihan Bantul yang menyedot hingga 1.000 tenaga kerja. Saat ini, menurutnya sudah ada lima investor besar yang melakukan penjajakan, di antaranya berasal dari Thailand.
"Mereka sudah datang ke sini dan meninjau lokasi, barangkali mereka berminat. Diantaranya invesotor yang memproduksi komponen mobil," imbuhnya. (Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Hampir tujuh dekade, Astra tumbuh bersama Indonesia melalui inovasi, kolaborasi, dan kontribusi yang diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat
BMKG mencatat 1.598 gempa susulan setelah gempa M7,7 mengguncang NTT. Gempa terbesar M6,2 dan aktivitas diprediksi meluruh 2–3 pekan.
Cuaca panas dan polusi udara saat kemarau dapat memicu ISPA. Dokter membagikan cara menjaga kesehatan pernapasan dan daya tahan tubuh.
Savia Aulia Rahmawati, sinden cilik asal Ciledug, tampil di Istana saat HUT ke-81 RI dan mendapat respons positif dari Presiden Prabowo.
Tujuh orang meninggal dan beberapa lainnya terluka akibat desak-desakan di sebuah kuil di Bihar, India, setelah tiang listrik roboh.