Advertisement
Posko SAR di Pantai Krakal Memprihatinkan
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kondisi Posko Search And Rescue (SAR) di Pantai Krakal memprihatinkan. Bangunan yang berdiri sejak 2003 tersebut sudah tidak layak digunakan.
Koordinator SAR Korwil II Marjono menuturkan bangunan yang diberikan oleh Pemkab Gunungkidul itu sudah mengalami kerusakan di beberapa bagian. Bagian atap lantai satu sengaja dilepas lantaran sudah lapuk.
Advertisement
“Memang kami copot karena kami khawatir bisa mengenai pengunjung. Selain itu kusen-kusen pintu juga sudah rusak. Bahkan ada bagian tembok yang ambrol,” papar dia, di Pos SAR Korwil II, Minggu (9/2/2014).
Ia juga mengeluhkan ambrolnya bagian pondasi bangunan posko berlantai dua itu. Lantai dasar bangunan posko terkena abrasi. Selain itu kondisi lantai dasar dan lantai atas mengalami reta-retak.
“Dulu selalu ada perawatan dari Pemkab misalnya dengan pembaharuan cat. Namun mulai 2008 tidak ada perawatan lagi. Kami sudah pernah mengajukan perbaikan namun belum direspon. Rencanaya akan kami ajukan lagi,” tutur dia.
Marjono mengaku prihatin dengan perhatian terhadap fasilitas SAR Korwil II. Di Pantai Krakal sendiri Dinas Kebudayaan dan Pariwisata membangun fasilitas wisata dengan besar-besaran. Namun di sisi lain posko SAR yang digunakan untuk mengawasi keamanan wisatawan justru terabaikan.
Korlap SAR Pantai Krakal Sudarjito mengaku was-was ketika harus bertugas. Pasalnya kondisi posko yang ia gunakan setiap hari semakin hari semakin mengkhawatirkan. “Kami berharap posko kami segera diperbaiki,” tutur dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
PSMS Medan Ditahan Persikad 2-2, Gagal Maksimalkan Unggul Pemain
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



