GUNUNG KELUD MELETUS : Ini Kondisi Jalan Malioboro yang Tertutup Abu Vulkanik

14 Februari 2014 13:10 WIB Nina Atmasari Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Kawasan Jogja tertutup abu vulkanik pada Jumat (14/2/2014), sebagai dampak dari letusan Gunung Kelud. Akibatnya, kegiatan masyarakat di kota pelajar ini lumpuh. Hal ini termasuk di kawasan pusat ekonomi, Jalan Malioboro.

Pantauan Harianjogja di Jalan Malioboro, jalanan ini lengang pada agi hari. Hujan abu vulkanik yang terjadi sejak dini hari, menyebabkan tumpukan abu dengan ketebalan hingga 2 cm di permukaan jalan.

Sesekali ada kendaraan yang melintas, sehingga menyebabkan abu beterbangan. Jarak pandang hanya belasa meter.

Tidak ada ekonomi yang dilakukan warga. Hampir semua toko yang ada di sepanjang jalan ini tutup. Hal itu termasuk Pasar Bring Harjo yang menjadi pusat penjualan kerajinan khas DIY. Pintu gerbang masuk ke pasar terbesar di DIY ini masih tertutup hingga pukul 10.30 WIB.

Di trotoar yang biasanya penuh dengan pedagang kaki lima penjual berbagai kerajinan, pada Jumat pagi juga tidak terlihat mereka menggelar dagangan. Hanya segelintir orang tampak di trotoar, namun bukan menggelar dagangan. Ada yang berlalu lalang, ada yang tidak beraktivitas.

Adapun di badan jalan, yang biasanya ramai oleh kendaraan berlalu lalang, tampak ada kendaraan yang melintas, baik roda dua maupun roda empat. Dari kendaraan tersebut, ada sebagian yang berhenti di halaman parkir.

Pengemudi dan penumpangnya turun, kemudian melihat-lihat lokasi. Tak sedikit dari mereka yang menyempatkan untuk berfoto dengan kondisi darurat bencana ini.

Di kantong-kantong parkir, tampak hanya beberapa kendaraan yang masuk dan memarkirkan kendaraan. Menjelang siang, aktivitas semakin ramai dan semakin banyak orang berdatangan. Meski demikian, sebagian besar pemilik toko masih enggan membuka toko.

Beberapa orang tampak mulai membersihkan tumpukan abu vulkanik yang memenuhi jalanan.