Cuaca Jogja Jumat 18 September 2026 Cerah, Cek Suhu dan Kelembapan
Cuaca Jogja Jumat 18 September 2026 diprakirakan cerah di seluruh wilayah DIY. Simak suhu, kelembapan, hingga daftar kecamatan.
Harianjogja.com, JOGJA—Tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah untuk klub sepak bola Persiba Bantul Edy Bowo Nurcahyo (EBN) tetap memenuhi panggilan penyidik Kejati DIY, meski abu vulkanik menyelimuti DIY akibat erupsi Gunung Kelud, Jumat (14/2/2014).
EBN datang ke Kantor Kejati DIY pada pukul 09.00 WIB ditemani penasihat hukumnya, Bimas Ariyanta dan Muslih A Rahman. Ketiganya mengenakan masker saat memasuki ruang pemeriksaan lantai 3 gedung Kejati DIY.
Sementara hal yang cukup kontras justru terlihat di kantor Kejati. Jika pada hari biasa, banyak berlalu lalang jaksa dan staf kepegawaian di tempat tersebut, kemarin hal itu tidak terjadi.
Kantor yang terletak di Jalan Sukonandi No.4 itu sepi. Hanya ada beberapa pegawai dan jaksa yang masuk.
Kasi Penkum Kejati DIY Purwanta Sudarmadji yang dikonfirmasi koran ini mengakui jika keberadaan abu vulkanik sedikit banyak mengganggu aktivitas pegawai dan jaksa di tempat tersebut.
Akan tetapi dia memastikan pemeriksaan untuk sejumlah kasus tetap berjalan seperti biasa. "Soal pemeriksaan bersifat fluktuatif, karena kondisinya seperti ini," jelasnya.
Kasi Penuntutan sekaligus salah satu penyidik kasus dugaan korupsi Persiba, Mei Abeto Harahap yang ditemui secara terpisah mengaku pemeriksaan untuk EBN tetap berjalan seperti biasa.
"Masih tetap jalan. Hari ini materinya masih seputar verifikasi pencairan dan pertanggungjawaban," ujarnya.
Abeto juga mengungkapkan dalam pemeriksaan itu, dia juga menanyakan mengenai tanda tangan pencairan anggaran yang dilakukan tersangka. Menurut dia, EBN tidak banyak menyangkal mengenai bukti yang disodorkan penyidik. "Dia membenarkan soal tanda tangan itu," tandasnya.
Disinggung mengenai pernyataan pengacara tersangka Idham Samawi, Augustinus Hutajulu mengenai adanya bias pemahaman mengenai keberadaan dan kewenangan Persiba dan Pengcab, Abeto menandaskan jika Persiba adalah klub profesional.
"Kalau tidak profesional kenapa bermain di Divisi Utama saat itu? Kenapa bisa kontrak pemain asing?" ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cuaca Jogja Jumat 18 September 2026 diprakirakan cerah di seluruh wilayah DIY. Simak suhu, kelembapan, hingga daftar kecamatan.
Satpam SMAN 1 Sentolo diberhentikan setelah dugaan tindakan tidak pantas terhadap siswi. Disdikpora DIY mendalami dugaan intimidasi siswa.
FAM mengumumkan 23 pemain Malaysia untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia. Bergson da Silva, Manuel Hidalgo, dan Brad Tapp masuk skuad.
Pedro Acosta ingin menutup musim terakhir bersama KTM dengan kemenangan perdana di MotoGP dan finis tiga besar klasemen 2026.
Video yang membandingkan sambutan Mark Lee dan Jay ENHYPEN di acara Ralph Lauren viral. Fans membagikan rekaman lain dan mempertanyakan konteks klip tersebut.
Kebakaran hutan lindung Gunung Lawu di Ngawi mengancam habitat macan tutul, elang hitam, menjangan hingga babi hutan.