SPPG Gebyok Selo Boyolali Disetop Usai Puluhan Siswa Keracunan
SPPG Gebyok Selo Boyolali disetop setelah 34 siswa mengalami gejala diduga keracunan MBG. Tiga siswa menjalani rawat inap.
JIBI/Desi Suryanto Sejumlah pekerja memasang pagar pembatas jalan di persimpangan sisi barat laut Hotel Inna Garuda di Jalan Malioboro, Yogyakarta, Jumat (27/12/2013). Pagar berbahan besi dengan tulisan Malioboro itu dapat dilipat seperti halnya pintu gerbang, kehadiran pagar baru itu menggantikan pagar pembatas jalan sebelumnya yang berwujud aksara jawa yang unik nan khas.
Harianjogja.com, JOGJA—Dampak abu vulkanik Gunung Kelud sangat dirasakan para pelaku wisata di Jogja, salah satunya pengusaha perhotelan.
Hotel-hotel banyak yang menerima pembetalan wisatawan yang berencana menginap di Jogja. The Sahid Rich Hotel Jogja menerima satu pembatalan yang dilakukan pada Jumat dan Sabtu lalu.
Konsumen yang minta dibatalkan adalah yang ingin berlibur ke Jogja.
Director of Sales Marketing The Sahid Rich Jogja Hotel, Joko Paromo mengatakan ada pembatalan namun tujuan mereka berlibur di Jogja. Itupun tidak begitu berpengaruh besar terhadap jumlah penginap secara umum.
“Kami menghormati keputusan mereka karena memang kondisi Jogja pada tiga hari belakangan memang masih banyak abu vulkanik,” kata Joko, Minggu (16/2/2014).
Joko menambahkan, jika untuk urusan bisnis masih banyak orang yang tidak membatalkan penginapannya. Mereka tetap datang ke Jogja untuk melakukan pertemuan tersebut.
“Kami menanyakan pada beberapa pengunjung yang urusannya bisnis, ternyata masih ada yang datang. Jadi memang tergantung kepentingan ke Jogja mau ngapain,” jelas Joko.
Di sisi lain, PR Grand Aston Jogja, Deary Regina mengatakan di tempatnya juga ada pembatalan beberapa calon wisatawan. Dia mengaku pembatalan ini karena mereka melihat kondisi Jogja yang masih diselimuti abu vulkanik.
“Memang ada pembatalan kemarin Jumat dan Sabtu. Namun sekarang sudah normal kembali. Pembatalan lantaran melihat abu yang masih tebal di Jogja,” kata Regina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPPG Gebyok Selo Boyolali disetop setelah 34 siswa mengalami gejala diduga keracunan MBG. Tiga siswa menjalani rawat inap.
Kemensos memperluas akses pendidikan gratis bagi lebih dari 44.000 anak keluarga miskin melalui 182 sekolah dan DTSEN.
OJK menetapkan modal disetor minimal BMKS Rp1 triliun. POJK 16/2026 juga mengatur syarat izin, direksi, dan dewan komisaris.
Prabowo menegaskan ekonomi Indonesia harus berasas kekeluargaan dan pengelolaan kekayaan alam ditujukan untuk kemakmuran rakyat.
Razia gabungan di Rutan Kelas I Surakarta menemukan korek api, besi hingga penjepit kertas. Narkoba dan handphone tidak ditemukan.
BMKG mendeteksi sebaran debu vulkanik Gunung Dukono, Ibu, dan Semeru. Gunung Ibu kembali erupsi pada Sabtu pagi.