TEROR MOLOTOV : Enam Pelajar Sebar Molotov di Depan Mapolda DIY

17 Februari 2014 13:34 WIB Sunartono Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Sebanyak enam pelajar diringkus aparat Polsek Depok Timur dan Tim Buser Polres Sleman, di Jalan Kaliurang Kilometer 5, Barek, Mlati Sleman, Minggu (16/2/2014) pagi.

Para pelajar itu ditangkap karena melemparkan tiga bom molotov di depan Mapolda DIY. Tepatnya kawasan proyek pembangunan Hartono Mall, Jalan Ring Road Utara Dusun Kaliwaru, Rt 01 Rt 33 Condongcatur, Depok.

Keenam pelajar itu antara lain AR, 16, asal Karangmojo, Gunungkidul. Serta lima lainnya merupakan pelajar berasal dari SMK di Pacitan yang tengah melakukan Praktek Kegiatan Lapangan (PKL) di Jogja. Kelimanya yakni, LE, 16, asal Cetak, Pacitan, DI, 16, asal Taman Asri, Pacitan, WR, 16, asal Sematen, Pacitan, AE, 17, asal Arjo Winangun, Pacitan dan YA, 16, asal Gedangan, Pacitan.

Keenam pelajar itu beraksi menggunakan dua sepeda motor, Yamah Jupiter dan Yamaha Mio dengan berboncengan rangkap tiga, Minggu (16/2/2014) dinihari.

Mereka mengendarai motor dari arah timur ke barat dan total membawa lima bom molotov siap ledak. Dengan bahan dari botol minuman keras jenis bir diisi dengan bensin lalu dipasang sumbu kain sebagai penjilat api ledak.

Setibanya di depan Mapolda DIY tepatnya kawasan proyek, gerombolan ini melempar tiga bom molotov hingga meledak di sekitar lokasi.

Dua orang petugas keamanan yakni Widarto, 36, dan Timur Pramono, 28, yang mengetahui kemudian melaporkan ke Mapolsek Depok Timur. Keduanya membantu aparat memberikan petunjuk dalam penangkapan karena mengetahui ciri pelaku dan motor yang digunakan.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden itu. Hanya terjadi sedikit kerusakan di sekitar pintu proyek dan beberapa pakaian para pekerja ikut terbakar. http://www.harianjogja.com/baca/2014/02/17/teror-molotov-pelajar-lempar-molotov-bermotif-balas-dendam-490192" target="_blank">Setelah melemparkan bom molotov para pelaku kemudian kabur.