Lansia Solo Tertipu Haji, Lapor Polisi Sejak 2025 Pelaku Masih Bebas
Lansia asal Karanganyar kehilangan Rp104 juta setelah dijanjikan berangkat haji tanpa antre. Kasus dugaan penipuan dilaporkan ke Polresta Solo.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Teka-teki keaslian emas bergambar Soekarno dalam peti harta karun yang ditemukan Pujo Wiyono, 75, warga Dusun Pepen, Desa Giripeni, Kecamatan Wates, akhirnya terjawab.
Harta karun yang diyakini emas warisan Soekarno itu ternyata hanyalah kuningan.
Pujo menemukan peti mirip harta karun di tepi Pantai Glagah belum lama ini. Penemuan itu sontak membuat warga di desanya heboh.
Ketua RW 19 Pepen, Giripeni, Wates, Sri Widodo, menuturkan, setelah banyak diberitakan, Pujo khawatir dengan keberadaan temuannya tersebut dan menitipkan kepadanya selaku ketua RW. Dua hari lalu, Widodo berniat melakukan pengecekan keaslian logam-logam tersebut dan membawanya ke toko emas.
“Akan tetapi toko emas tidak dapat melakukan pengecekan, sehingga baru kemarin saya bawa ke tukang emas dan ternyata logam itu hanya kuningan, jenisnya kuningan sari,” jelasnya, Rabu (19/2/2014).
Setelah diketahui logam tersebut bukan emas, ia mengembalikan peti berisi logam tersebut kepada Pujo Wiyono.
Widodo menilai, usia logam-logam tersebut belum lama, sekitar dua atau tiga tahun. Akan tetapi, ia justru khawatir benda yang dibuat mirip harta karun tersebut merupakan properti praktik penipuan berkedok perdukunan.
Misal, seseorang diharuskan membayar sejumlah uang sebagai mahar dan sebagai gantinya dapat memperoleh harta karun yang berada di Pantai Glagah.
“Saya menyarankan, jika ingin dijual sebaiknya dipotong-potong terlebih dulu supaya tidak jatuh ke tangan yang salah,” tukasnya.
Sebelumnya, Pujo Wiyono, bercerita, harta karun berupa peti berisi logam menyerupai emas ditemukan di tepi Pantai Glagah beberapa waktu lalu oleh anaknya. Ia belum memeriksa keaslian benda tersebut dan memilih untuk menyimpannya di dalam rumah.
Ia sempat berencana untuk menyerahkan temuannya tersebut kepada yang berwenang. “Mungkin nanti saya kasih ke bupati,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lansia asal Karanganyar kehilangan Rp104 juta setelah dijanjikan berangkat haji tanpa antre. Kasus dugaan penipuan dilaporkan ke Polresta Solo.
Polresta Jogja gelar Operasi Patuh Progo 2026 selama 14 hari dengan 160 personel. Ini daftar pelanggaran yang jadi sasaran razia.
Realisasi APBN 2026 hingga Mei mencatat belanja Rp1.365 triliun dan defisit Rp180 triliun. Menkeu Purbaya sebut fiskal tetap aman.
Emil Audero tampil gemilang dengan tepis penalti saat Indonesia menang 3-0 atas Oman di SUGBK. Herdman dan Emil beri komentar usai laga.
Jadwal SIM Jogja Juni 2026 lengkap. Layanan SIM keliling, malam minggu, dan MPP di Alun-Alun Kidul Kota Jogja.
Rangkuman Top Ten News Harian Jogja 6 Juni 2026: isu DPR, kebakaran, wisata, KAI, KPK, hingga Timnas Indonesia.