3,4 Ton Merkuri Disamarkan dalam Keramik, Ekspor Ilegal Digagalkan
Ekspor ilegal 3,4 ton merkuri senilai Rp17,5 miliar dari Surabaya menuju Burkina Faso berhasil digagalkan Bea Cukai dan Polri.
FOTO BALIHO PEMILU 2014 : SOSIALISASI PEMILU 2014
Harianjogja.com, BANTUL–Kegiatan dinas instansi atau Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Bantul rawan ditumpangi kepentingan caleg dan parpol tertentu.
Petugas Pengawas Lapangan (PPL) dan Panitia Pengawas Kecamatan (Pawascam) di imbau untuk melebarkan pengawasan di wilayah tugasnya.
“Untuk tahap seperti sekarang dan ke depan nanti kegiatan SKPD paling rentang menjadi ajang kampanye terselubung atau pun ditumpangi caleg dan partai untuk kampnaye gelap. Ini harus dikawal ketat,” ujar anggota Panwaslu Bantul Walijo, Kamis (20/2/2014).
Dia mengatakan, petugas pengawas pemilu baik tingkat desa maupun kecamatan perlu lebih melebarkan sayap pengawasan ke kegiatan-kegiatan pemerintah di Bantul yang akhir-akhir ini kerap didatangi calon legislatif baik kabupaten, DIY dan Pusat.
Pengawas tidak boleh takut dan tinggal diam manakala kehadian caleg dalam kegiatan pemerintah sudah cukup kuat masuk kategori melanggar aturan.
Seperti dua acara nyaris terjadi pelanggaran pemilu belum lama pada kegiatan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bantul yang dihadiri mantan pejabat yang juga caleg DPR dan diulang pada kegiatan senam massal Dispora Bantul di Balai Desa Poncosari Kecamatan Srandakan.
Beruntung, dua kegiatan tersebut DKP gagal dihadiri caleg DPR dan senam massal Poncosari dihadiri politisi yang memang masih aktif menjabat DPR.
Walijo mengakui, untuk caleg yang masih aktif menjabat anggota legislatif atau menteri masih sulit dikategorikan melanggar. Pasalnya kedatangannya beralasan kunjungan atau atau bagian dari melaksanakan tugas jabatan.
“Tapi tetap perlu dipantau kalau nanti ada ajakan memilih atau setidaknya menggiring pemilih untuk memilih dirinya langsung ditindak saja,” imbuh Walijo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekspor ilegal 3,4 ton merkuri senilai Rp17,5 miliar dari Surabaya menuju Burkina Faso berhasil digagalkan Bea Cukai dan Polri.
Kecelakaan lalu lintas di Tanzania dan Italia menewaskan total 14 orang. Puluhan korban lainnya mengalami luka-luka dan masih dirawat.
Harga pangan hari ini 3 Agustus 2026 mayoritas stabil. Cabai rawit merah, daging ayam, dan telur naik, sementara bawang dan cabai merah turun.
Indonesia menghadapi Vietnam pada Grup A Piala AFF 2026. Laga di Pakansari menjadi ujian sesungguhnya Garuda untuk mengunci tiket semifinal.
Sinergi KDMP dan Program MBG mulai memberi kepastian pasar hasil budi daya masyarakat melalui penyerapan SPPG, kata Menko Pangan Zulhas.
Harga CPO diproyeksikan tetap tinggi sepanjang 2026 didorong implementasi B50, ketatnya pasokan, dan dampak El Niño di Asia Tenggara.