Asal-usul Padukuhan Banyu dan Kisah Warga yang Masih Kesulitan Air
Padukuhan Banyu di Semin, Gunungkidul, masih menghadapi kesulitan air bersih saat kemarau. Nama yang berarti air menyimpan kisah sejarah dan legenda.
Tim gabungan saat mengecek kondisi bus AKAP yang mangkal di Terminal Semin, Semin, Kamis (5/3/2026)/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Tim gabungan melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramcek) terhadap bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang mangkal di Terminal Semin, Kamis (5/3/2026). Hasilnya, ditemukan dua unit bus yang tidak memiliki izin trayek untuk beroperasi di wilayah Gunungkidul.
Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Priya Tri Handaya, mengatakan kegiatan ramcek dilakukan bersama Dinas Perhubungan Gunungkidul. Pemeriksaan menyasar sejumlah armada bus guna memastikan kelaikan operasional menjelang arus mudik Lebaran.
Ia menjelaskan dari sisi teknis kendaraan tidak ditemukan kendala karena bus AKAP yang diperiksa dinyatakan layak beroperasi. Namun dari sisi administrasi ditemukan dua bus yang tidak memiliki izin trayek untuk rute Wonosari–Jakarta.
“Jadi trayek yang dimiliki bukan untuk jurusan Wonosari–Jakarta. Kalau sesuai aturan, antara pengoperasian dengan izin trayek harus sama,” kata Priya kepada wartawan, Kamis siang.
Bus Diminta Sesuaikan Izin Trayek
Meski ditemukan pelanggaran administrasi, Priya menegaskan langkah yang dilakukan saat ini masih sebatas pembinaan. Bus yang diketahui tidak memiliki izin trayek diminta menyesuaikan operasional atau mengganti unit sesuai izin yang dimiliki.
“Kami terus lakukan sosialisasi. PO bus diminta segera menyesuaikan trayek sesuai izin yang ada,” katanya.
Menurut dia, ramcek dilakukan sebagai upaya memastikan ketertiban berlalu lintas, mulai dari kondisi armada yang layak jalan hingga kelengkapan administrasi kendaraan.
“Ini bagian untuk keselamatan berlalu lintas sehingga dilakukan pengecekan. Memang tidak ada masalah dengan kondisi bus yang diperiksa, tapi kami terus mengingatkan bahwa keselamatan penumpang merupakan hal yang utama,” ujarnya.
Dishub Pastikan Armada Layak Operasi
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Irawan Jatmiko. Ia menuturkan ramcek dilakukan untuk memastikan armada angkutan penumpang yang digunakan pada masa mudik Lebaran dalam kondisi layak operasi sehingga dapat menekan angka kecelakaan di jalan.
Menurutnya, sejumlah bus AKAP diperiksa secara acak. Dari hasil pemeriksaan, kondisi fisik kendaraan maupun sistem operasional dinyatakan tidak bermasalah.
“Untuk kondisi bus layak jalan dan tidak ada masalah. Tapi, kami berharap kepada pengemudi terus berhati-hati dan selalu mematuhi peraturan dalam berlalu lintas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Padukuhan Banyu di Semin, Gunungkidul, masih menghadapi kesulitan air bersih saat kemarau. Nama yang berarti air menyimpan kisah sejarah dan legenda.
Layanan SIM keliling Jogja dan drive thru kembali dibuka 15 Juni 2026. Simak lokasi, jadwal, serta syarat perpanjangan SIM A dan C.
DPAD DIY kembangkan layanan arsip interaktif melalui diorama, infografis, dan digitalisasi agar lebih mudah diakses masyarakat.
JBBA 2026 digelar Harian Jogja untuk mengapresiasi entitas yang berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan berbasis sosial, budaya, dan lingkungan.
Satpol PP Bantul menyita 86 botol miras dan oplosan dalam operasi penegakan perda, pelanggar terancam denda hingga Rp50 juta.
Jadwal KRL Solo–Jogja Senin 15 Juni 2026 lengkap. Cek jam keberangkatan, rute, dan tarif terbaru Rp8.000 di sini.