Advertisement

JK Nilai Mediasi Indonesia dalam Konflik Iran Tak Mudah

Catur Dwi Janati
Jum'at, 06 Maret 2026 - 04:17 WIB
Jumali
JK Nilai Mediasi Indonesia dalam Konflik Iran Tak Mudah Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) ditemui usai mengisi Ramadan Public Lecture di Masjid Kampus UGM pada Kamis (5/3/2026). - Harian Jogja // Catur Dwi Janati 

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, menanggapi wacana Indonesia menjadi mediator dalam konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat.

Menurut JK, niat Indonesia untuk menjadi penengah merupakan langkah baik. Namun, ia mengingatkan bahwa upaya mendamaikan negara yang tengah berperang bukan perkara mudah.

Advertisement

"Saya kira tentu niat baik, bagus," kata JK saat ditemui seusai mengisi Ramadan Public Lecture di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada pada Kamis (5/3/2026).

"Tapi kalau mendamaikan dalam perang begini tidak mudah," imbuhnya.

Soroti Peran Amerika Serikat

JK menilai pihak yang perlu ditemui Indonesia dalam upaya mediasi adalah Amerika Serikat. Dalam konteks ini ia merujuk pada Presiden AS, Donald Trump.

"Justru yang harus dikunjungi, Trump, karena dia menyerang," ujarnya.

Dorong Pemanfaatan Board of Peace

Selain itu, JK juga mendorong agar forum Board of Peace (BOP) dapat dimanfaatkan sebagai sarana mendorong perdamaian. Ia berharap Pemerintah Indonesia menggunakan posisinya di forum tersebut untuk memperkuat upaya diplomasi damai.

"Bagaimana mempergunakan Board of Peace itu menjadi perdamaian. Jadi pemerintah Indonesia sebaiknya minta agar dipergunakan Board of Peace itu untuk kedamaian," tandasnya.

Pertemuan dengan Presiden Prabowo

Dalam kesempatan yang sama, JK juga menyinggung pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu.

Menurutnya, pertemuan tersebut membahas kondisi dan kebijakan negara saat ini.

"Ya bagaimana keadaan negara, dijelaskan bagaimana kebijakan keadaan negara," tuturnya.

Ketika ditanya apakah pembahasan tersebut juga menyinggung sikap Indonesia terhadap konflik Iran dengan Israel dan Amerika Serikat, JK menyebut isu tersebut sempat dibicarakan.

"Ya itu tentu, tentu kami mengharapkan memberikan simpatilah kepada Iran," tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Komisi III DPR RI Soroti Perusahaan Gunakan Preman untuk Penagihan

Komisi III DPR RI Soroti Perusahaan Gunakan Preman untuk Penagihan

News
| Jum'at, 06 Maret 2026, 04:37 WIB

Advertisement

Catat! Ini Daftar Hari Libur dan Hari Besar April 2026

Catat! Ini Daftar Hari Libur dan Hari Besar April 2026

Wisata
| Kamis, 05 Maret 2026, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement