Gunung Lawu Terbakar, Habitat Macan Tutul hingga Babi Hutan Terancam
Kebakaran hutan lindung Gunung Lawu di Ngawi mengancam habitat macan tutul, elang hitam, menjangan hingga babi hutan.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Setelah persoalan relokasi pedagang kios stasiun Wates menemui titik terang, kini giliran para pedagang buah yang berjualan di luar area Stasiun Wates yang keberatan pindah ke dalam kawasan stasiun.
Alasannya, mereka khawatir harga sewa kios di dalam kawasan stasiun tinggi serta akses jalan untuk pelanggan dari luar stasiun terbatas.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, PT KAI akan membuatkan 12 unit kios permanen untuk pedagang di dalam kawasan Stasiun Wates.
Kios tersebut termasuk dalam rencana penataan kawasan Stasiun Wates dan diperkirakan mulai ditempati dua bulan mendatang.
Paiman, 58, salah satu pedagang buah, mengaku terpaksa menandatangi surat kesanggupan pindah, setelah mendapat penjelasan dari pemerintah kabupaten terkait rencana relokasi pedagang buah ke dalam kawasan stasiun, Jumat (21/2/2014).
“Kalau tidak ditandangani, saya juga tidak diizinkan berjualan di tempat yang lama karena akan ditata,” jelasnya saat ditemui wartawan.
Ia khawatir dengan sewa kios yang disediakan PT Kereta Api Indonesia, sekalipun belum diketahui pasti besarannya. Jika dibandingkan dengan harga sewa di trotoar depan stasiun yang ditempatinya sekarang, Paiman yakin sewa kios di dalam kawasan stasiun lebih mahal berkali-kali lipat.
Saat ini ia hanya membayar sewa lahan kios di trotoar depan stasiun sebesar Rp31.500 per bulan dan omzet dari penjualan buah berkisar Rp500.000 per hari.
Tidak hanya itu, ia juga mencemaskan akses jalan untuk pelanggan buah karena jika kios berada dalam kawasan stasiun sudah pasti membuat pembeli enggan untuk mampir karena harus parkir di dalam stasiun.
Didik Purwanto, 52, salah satu pedagang kios, mengatakan, urusan relokasi pedagang kios maupun buah yang berada di seputar Stasiun Wates sudah selesai.
“Tadi pedagang buah sudah menandatangi kesanggupan pindah ke kios yang disediakan PT KAI sama seperti kami,” ujarnya. Ia tidak menampik, jika masih terdapat pedagang buah yang setengah hati menerima relokasi akan tetapi ia optimistis, pedagang buah akan bisa menerima keputusan pemindahan pedagang seiring berjalannya waktu.
Diterangkannya, pemkab juga sudah berjanji akan membantu pedagang jika harag sewa kios terlalu tinggi. Bentuk bantuan yang diberikan dapat berupa lobi ke PT KAI maupun pemberian subsidi. Selain itu, pedagang kios juga akan merintis koperasi sehingga dapat menyejahterakan anggotanya dan membantu mengatasi permasalahan ekonomi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran hutan lindung Gunung Lawu di Ngawi mengancam habitat macan tutul, elang hitam, menjangan hingga babi hutan.
Khayla Labiba Nasjmi mencetak 11 gol di MLSC Yogyakarta 2026. Pemain SDN Baturetno itu bermimpi mengikuti jejak pesepak bola putri ke Timnas.
Pemkot Jogja mengevaluasi penerapan KTR di 115 lokasi. Sejumlah tempat masih ditemukan belum memenuhi indikator Perda No.2/2017.
Meta Deskripsi:Jadwal Asian Games 2026, 16 cabang olahraga Indonesia bertanding di Aichi, Tokyo, dan Gifu, termasuk final teqball tunggal putri.
BMKG memprakirakan Jakarta cerah berawan pada Minggu 20 September 2026. Cuaca DIY cerah dengan suhu mencapai 33°C.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Minggu 20 September 2026 tersedia mulai 07.30 WIB dengan tarif perjalanan Rp12.000.