Advertisement
Dishubkominfo Gunungkidul Tak Tahu Ada Pengadaan Barang Rp215 Juta
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Ada kemungkinan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Gunungkidul keliru dalam membuat rencana pengadaan barang dan jasa di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun ini.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Dishubkominfo Gunungkidul Budi Santoso menanggapi seputar dana Rp215 juta untuk pengadaan peralatan pengujian kendaraan bermotor yang menggunakan sistem tunjuk langsung bukan dengan mekanisme lelang.
Advertisement
“Kemungkinan ada kekeliruan tapi kami [Dishubkominfo] belum tahu. Informasi itu [soal Rp215 juta] segera kami konfirmasi secepatnya,” ujar Budi, Kamis (27/2/2014).
Dia mengaku semestinya anggaran lebih dari Rp200 juta memakai mekanisme lelang untuk mendapatkan penggarap proyeknya.
Menurut dia, pagu anggaran pengadaan barang dan jasa di Dishubkominfo sudah ada batasan-batasannya.
“Akan kami [sekretariat Dishubkominfo] telusuri apa landasannya [tidak lelang terbuka]” ucap Budi.
Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Gunungkidul Jumiran mengatakan pengadaan barang dan jasa di atas Rp200 juta tanpa lelang jelas melanggar aturan. Dia pun akan minta klarifikasi ke Dishubkominfo soal anggaran Rp215 juta itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Bocah 9 Tahun Meninggal Dunia Akibat Ledakan Petasan di Semarang
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- KAI Siapkan Empat Jadwal KA Prameks Jogja Kutoarjo Jumat Ini
- Prakiraan Cuaca Hari Ini: Hujan Dominasi Seluruh Kabupaten di DIY
- KA Prameks Kutoarjo Jogja Operasikan Empat Perjalanan pada Jumat
- Kampanye Keselamatan, Komisi A DPRD DIY Ajak Pemudik Cek Kendaraan
- Jemaah Salat Id di Masjid Gedhe Meluber hingga Sekitar Alun-Alun
Advertisement
Advertisement




