Advertisement

Dua Penodong Ditangkap setelah Korban Berani Melawan

Sunartono
Rabu, 05 Maret 2014 - 13:03 WIB
Nina Atmasari
Dua Penodong Ditangkap setelah Korban Berani Melawan

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Dua pemuda yakni Haris Setiawan alias Kenthir, 22, warga Dusun Kruwet, Desa Sumberarum, Kecamatan Moyudan dan Eko Budi alias Badak, 22, warga Dusun Pandean, Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, harus meringkuk di sel tahanan.

Keduanya ditangkap polisi, Selasa (4/3/2014), saat berusaha merampas helm milik Agus Widayanto, 51, warga Josari, Tridadi, Sleman. Keduanya ditangkap lantaran korban nekat melawan.

Advertisement

Informasi Harianjogja.com menyebutkan, kedua pelaku ditangkap aparat Polsek Moyudan di Dusun Bendung, Desa Sumbersari, Kecamatan Moyudan. Kejadian berawal saat korban bersama dengan seorang temannya memancing di Sungai Bendung, Selasa (4/3) pukul 03.00 WIB.

Saat itu kedua pelaku yang berboncengan sepeda motor menghampiri korban dan pura-pura bertanya alamat. Setelah korban menjawab tidak tahu, kedua pelaku kemudian pergi.

Namun saat pergi, Haris nekat mengambil helm milik korban yang berada di atas motor. Korban yang melihat kemudian mengejar pelaku dengan menarik kain sarung yang berada di leher Haris. Kedua pelaku pun terjatuh ke dalam selokan sedalam lima meter. Kedua tersangka justru menantang korban, sehingga perkelahian sengit terjadi satu lawan satu.

“Kemudian tersangka mengeluarkan sangkur, tapi korban tetap berani melawan,” terang Kapolsek Moyudan AKP Sukamto saat ditemui Selasa siang.

Duel terjadi sekitar tiga hingga empat menit di lokasi kejadian. Sampai akhirnya korban berteriak meminta tolong warga. Saat warga mulai berdatangan, kedua tersangka melarikan diri dan motor Suzuki Smash AB 6862 VE yang digunakan ditinggal. Korban kemudian melapor ke Mapolsek Godean.

Kamto menambahkan, kedua tersangka ditangkap sekitar empat jam pasca kejadian. Penangkapan dilakukan di sekitar lokasi kejadian. Karena saat anggota Polsek Moyudan melakukan patroli melihat kedua tersangka di sekitar lokasi duel dengan tujuan mencari motornya yang tertinggal.

“Saat ditanya pura-pura habis kecelakaan mau mencari motor, ya langsung kami bawa ke Polsek, disampaikan kalau motornya di Polsek, sampai di sini [Polsek] langsung kami tangkap,” urai dia.

Haris, salah satu tersangka mengaku ia diajak Eko. Sebelum mencuri helm, mereka sempat berkeliling seputar Mirota Kampus Jalan Godean. Menurutnya baru kali pertama mencuri. “Kebetulan lagi libur kerja,” kata dia.

Sedangkan Eko mengaku terpaksa mengeluarkan sangkur karena korban melawan. Sangkur itu sudah dibawanya dari rumah dengan disimpan terselip di bagian depan motornya. “Saya tidak sampai menusuk hanya untuk membela diri,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Ternyata Selat Hormuz Sudah Dilintasi Ratusan Kapal

Ternyata Selat Hormuz Sudah Dilintasi Ratusan Kapal

News
| Sabtu, 04 April 2026, 17:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement