Advertisement

MISTERI KEMATIAN SISWA DI ATAS KAPAL : Keluarga Tak Yakin Supriyanto Meninggal karena Sakit

Ujang Hasanudin
Senin, 17 Maret 2014 - 14:01 WIB
Nina Atmasari
MISTERI KEMATIAN SISWA DI ATAS KAPAL : Keluarga Tak Yakin Supriyanto Meninggal karena Sakit

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Keluarga Supriyanto tidak yakin murid kelas dua Jurusan Teknika Kapal Penangkap Ikan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Tanjungsari Gunungkidul itu meninggal karena sakit saat praktik kerja industri di kapal Bandar Nelayan 2011, Sabtu (15/3/2014).

Ayah Supriyanto, Sunarto, 48, mengaku anak kedua dari empat bersaudara itu dalam keadaan sehat saat pergi mengikuti praktik kerja industri. “Selama ini tidak ada riwayat sakit,” ujarnya, Minggu (16/3/2014).

Advertisement

Dirinya juga tidak memiliki firasat apapun terhadap peristiwa yang menimpa anaknya.

Supriyanto, 17, meninggal dalam kapal di lautan kawasan Papua saat menjalani praktik kerja industri. Kepala SMKN Tanjungsari, Sugiyarto, mengatakan Supriyanto meninggal sekitar pukul 05.00 Waktu Indonesia Timur (WIT) dalam perjalanan pulang dari Papua menuju Bali.

Supriyanto sudah tak bernyawa saat dibangunkan teman-temannya.

Sugiyarto mengaku mendapat kabar meninggalnya Supriyanto sekitar pukul 10.00 WIB setelah ditelepon dari perwakilan PT Bandar Nelayan di Bali.

“Sekitar pukul 13.00 WIB baru ada pesan singkat elektronik lengkap, kabar meninggalnya siswa saya [Supriyanto],” kata Sugiyarto, Minggu (16/3/2014).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Selat Hormuz Kembali Dilintasi Kapal, Tapi Masih Sepi

Selat Hormuz Kembali Dilintasi Kapal, Tapi Masih Sepi

News
| Jum'at, 03 April 2026, 19:27 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement