Polda Metro Akui Ajukan Penundaan Transaksi Rekening Mandiri Mas Botok
Polda Metro Jaya menjelaskan status rekening Supriyono, warga Pati, yang disebut menampung donasi Rp80 juta untuk kebutuhan aksi.
Harianjogja.com, SLEMAN- Kepolisian Daerah (Polda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berharap masyarakat turut serta membantu dalam upaya menumbuhkan keamanan dan ketertiban saat hari pelaksanaan pencoblosan.
Minimal, jika ada informasi yang perlu ditindaklanjuti aparat penegak hukum segera melaporkan. Pihak Polda DIY akan menjamin keamanan pelapor.
"Kami berharap pihak-pihak lain untuk menaati segala aturan dalam Pemilu agar berjalan aman," kata Kabid Humas Polda DIY, AKBP Anni Pudjiastuti, baru-baru ini.
Polda DIY akan menyebar sebanyak 6.564 personel untuk ditempatkan di seluruh tempat pemungutan suara di wilayah DIY.
Seluruh personel itu, akan dibagi dalam tiga jenis pola pengamanan. Pertama, untuk TPS aman dengan pola pengamanan dua polisi, 10 anggota perlindungan masyarakat (linmas) mengamankan lima TPS, kedua yakni jenis TPS rawan I, akan diamankan dua polisi, empat anggota linmas untuk dua TPS, dan ketiga yaitu kategori TPS rawan II yang akan diamankan dengan pola dua polisi ditambah dua anggota linmas untuk satu TPS saja.
"Pola ini sebelumnya sudah kami koordinasikan dengan semua pihak seperti KPU dan Panwaslu," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda Metro Jaya menjelaskan status rekening Supriyono, warga Pati, yang disebut menampung donasi Rp80 juta untuk kebutuhan aksi.
Regrouping SDN Hargomulyo ditolak warga. DPRD Kulonprogo meminta Disdikpora, sekolah, dan wali murid duduk bersama mencari solusi.
Dinsos Sleman mengimbau warga memperbarui data desil melalui Perlinsos sebelum 31 Agustus 2026. Ada 2.940 agen di 86 kalurahan.
Event 21–23 Agustus 2026 di Sleman dan DIY dinilai mendorong hotel, kuliner, transportasi, dan UMKM lokal.
DTSEN dinilai bermasalah karena desil warga berubah drastis. DPRD Jogja meminta bansos tetap mempertimbangkan verifikasi kondisi warga.
Pesawat Cassa TNI AU tergelincir di runway 03-21 Bandara Sultan Hasanuddin pada Selasa, 25 Agustus 2026.