Advertisement

Lahan Teh Kulonprogo akan Diperluas

Redaksi Solopos
Minggu, 06 April 2014 - 15:20 WIB
Nina Atmasari
Lahan Teh Kulonprogo akan Diperluas

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO- Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, berupaya memperluas lahan http://www.harianjogja.com/baca/2012/12/22/sejuk-dan-tenang-di-kebun-teh-menoreh-360898" target="_blank">perkebunan teh di wilayah Bukit Menoreh, Kecamatan Samigaluh.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dispertan) Kulonprogo, Muhammad Aris Nugroho mengatakan luasan lahan teh di Kulonprogo mengalami penyusutan 300 hektare selama 10 tahun terakhir dari 1.000 hektare menjadi 700 hektare.

Advertisement

"Turunnya produksi teh dan luasan lahan teh di Kulonprogo disebabkan rendahnya harga teh, maka untuk menggeliatkan teh, kami menfasilitasi petani dan PT Pagilaran untuk membuat kesepakatan harga yang dapat menguntungkan kedua belah pihak," kata Aris, Minggu (5/4/2014).

Saat ini, kata Aris, harga teh dihargai berdasarkan mutu teh yang dipetik petani. Berdasarkan kesepakatan antara Asosiasi Teh dan PT Pagilaran, pembelian produk teh dengan ketentuan pucuk teh halus kurang dari 30 persen harganya Rp650 per kilogram.

Sementara itu, harga pucuk teh halus antara 30 persen hingga 39 persen harga Rp1.000 per kg, pucuk teh halus antara 40 persen hingga 49 persen harga Rp1.465 per kg, pucuk teh halus antara 50 hingga 59 persen harga Rp1.830 per kg, dan pucuk teh halus di atas 60 persen harganya mencapai Rp2.250 per kg. Ha ini bertujuan supaya petani meningkatkan kualitas teh yang dihasilkan.

Pada dasarnya kebutuhan produksi teh PT Pagilaran sebanyak lima ton per hari, namun sampai saat ini petani baru mencukupi 2,3 ton per hari. Setiap tahunnya, rata-rata produksi 330,6 ton.

"Untuk meningkatkan produksi teh, kami terus melakukan pendampingan kepada petani dalam pengembangan tegakan. Pemerintah DIY juga memberikan bantuan pupuk, bimbingan teknologi kepada petani teh," kata dia.

Pada 2014 ini, kata Aris, pemerintah memberikan batuan gunting petik kepada kelompok petik. Salah satu kendala petani saat panen raya adalah kekurangan tenaga petik.

"Padahal kalau terlambat petik akan mengakibatkan hasil panen selanjutnya. Untuk mempermudah dan mempercepat petik teh, Pemerintah DIY melalui Dinas Pertanian memberikan bantuan guting petik," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Konflik Iran-Israel Bayangi Inflasi di Indonesia

News
| Senin, 15 April 2024, 22:47 WIB

Advertisement

alt

Sambut Lebaran 2024, Taman Pintar Tambah Wahana Baru

Wisata
| Minggu, 07 April 2024, 22:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement