Advertisement
Guru Perlu Berkunjung ke Rumah Siswa Miskin
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Bupati Kulonprogo mengimbau kepala sekolah untuk lebih memperhatikan siswa dari keluarga miskin (Gakin). Tak hanya di sekolah, kepala sekolah dan guru setidaknya berkunjung ke rumah siswa gakin sekali setahun.
"Saya titip kepada Bapak Ibu sekalian siswa miskin, agar guru-guru di sekolah dapat mengunjungi siswa Gakin minimal setahun sekali, selain untuk silaturahmi dengan orang tua siswa juga untuk mendapatkan data-data siswa miskin," ujar Hasto, baru-baru ini.
Advertisement
Menurut Hasto, dengan berkunjung ke rumah siswa, sekolah diharapkan memperoleh data-data dari gakin untuk keperluan pendidikan ke depan. Walhasil, jika ada bantuan untuk siswa miskin tidak akan salah sasaran.
"Jika sekolah mengadakan study tour, sekolah memberikan kebijakan agar tidak memberatkan siswa dari keluaraga miskin," pesan Bupati.
Selain menitipkan siswa miskin, Hasto juga menjelaskan bahwa saat ini di Kulonprogo tengah melakukan uji coba konsep pendidikan berkeadilan.
Konsep ini diterapkan di sekolah untuk meningkatkan kemampuan siswa hingga pada akhirnya dapat memiliki pengetahuan, pemahaman dan nilai yang rata. Adil dalam hal pendidikan diterapkan dengan memberikan jam yang lebih pada siswa yang memiliki pemahaman yang kurang, dengan demikian diharapkan pemahaman siswa pada akhirnya akan merata.
Adapun 42 Kepala Sekolah yang dilantik meliputi 12 Kepala Sekolah TK, 28 Kepala Sekolah SD, 1 Kepala Sekolah SMP dan 1 Kepala Sekolah SMA.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kapolda Jatim Pantau Olah TKP Ledakan di Masjid Pesona Regency Jember
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tol Jogja Solo Segmen Prambanan-Purwomartani Pangkas Waktu 30 Menit
- Jadwal Bus KSPN Malioboro ke Pantai Parangtritis Senin 16 Maret 2026
- Ribuan Perantau Tiba di Terminal Semin Gunungkidul, Disambut Bupati
- DPC PPP Bantul Santuni Anak Yatim dan Perkuat Konsolidasi Organisasi
- Puncak Mudik Tol Jogja-Solo 18 Maret, 17.000 Kendaraan Bakal Melintas
Advertisement
Advertisement




