Advertisement

BNNP Tes Urin Penghuni Kos di Sleman, Satu Orang Positif

Sunartono
Selasa, 22 April 2014 - 14:05 WIB
Nina Atmasari
BNNP Tes Urin Penghuni Kos di Sleman, Satu Orang Positif Ilustrasi tes urine (JIBI/Solopos - Antara)

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN - Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) DIY melakukan tes urin bagi para penghuni kos-kosan di kawasan, Depok Sleman, Senin (21/4/2014) malam. Dari puluhan yang dites urin hanya ditemukan satu penghuni yang dinyatakan positif.

Ketua BNNP DIY, Budiharso menjelaskan operasi tes urin di beberapa tempat kos kawasan Depok diikuti BNNP, BNNK Sleman, Satpol PP Sleman, Polsek setempat dan LSM Granat.
Tujuannya, kata dia, yakni untuk menekan edar gelap narkoba dan sekaligus  mencari pengguna narkoba tapi bukan untuk dipenjara. Melainkan diberikan pendampingan rehabilitasi agar sembuh dari ketergantungan narkoba.

Advertisement

Secara detai, Budi mengetengahkan penghuni yang disasar antara lain kos eksklusive D'Paragon di Jalan Cempaka putih nomor 8B, Deresan, Gejayan. Dari 36 kamar dengan 33 orang penghuni yang diperiksa 15 orang semua negatif.

Selanjutnya D'Paragon II di Jalan Pelem Kecut nomor 37, Gejayan, Depok terdapat 22 penghuni yang dites. Satu diantaranya dinyatakan positif benzo karena mengkonsumsi obat dan melampirkan resep dokter dari salahsatu klinik di Solo.

"Kebetulan ada penghuni dari luar negeri juga, dari negara Myanmar 10 orang, Turki satu orang dan Prancis satu orang," terangnya, Selasa (22/4/2014).

Selain itu, lanjutnya, tes urin juga dilakukan bagi penghuni kos putra di Jalan Sendok nomor 135A, Karang Gayam, Caturtunggal, Depok. Dari jumlah 28 kamar dan total penghuni 25 orang, sebanyak 10 orang dites hasilnya negatif. "Total rekap penggunaan ada 48 penghuni yang dites," kata dia.

Pihaknya sengaja menyasar para penghuni kos karena menjadi sasaran para bandar sebagai lahan penjualan narkoba. Terutama bagi para mahasiswa. "Kalau ada yang positif tidak kita tahan, tapi kami konsisten untuk mengobat," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Selain Kubu AMIN, Putusan MK juga Tolak Permohonan Kubu GAMA

News
| Senin, 22 April 2024, 16:07 WIB

Advertisement

alt

Rekomendasi Menyantap Lezatnya Sup Kacang Merah di Jogja

Wisata
| Sabtu, 20 April 2024, 07:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement