Advertisement
Penyebab Keracunan saat Ngemil di Sawah Belum Diketahui
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO- Belum jelas apa penyebab http://www.harianjogja.com/baca/2014/04/22/seusai-ngemil-di-sawah-tujuh-orang-keracunan-503830" target="_blank">keracunan lima warga Pedukuhan Seworan, Desa Triharjo, Kecamatan Wates dan dua orang warga Kecamatan Pengasih saat ngemil di sawah, Senin (21/4/2014).
Setelah mendapat perawatan di IGD, kondisi Rido Rizki Abila membaik, sedangkan enam korban lain harus menjalani rawat inap.
Advertisement
Salah satu korban, Nining Supriyanti, menuturkan, belum mengetahui secara pasti penyebab keracunan, tetapi setelah mendapat penanganan dari tim medis ia merasa lebih baik.
“Masih lemas tapi sudah mendingan, ini masih menunggu hasil laboratorium untuk mengetahui penyebab keracunan,” jelasnya, Senin (21/4/2014).
Dokter IGD RSUD Wates, Kristi Kumaladewi mengungkapkan, kondisi para pasien saat datang ke rumah sakit dalam keadaan lemas, muntah-muntah, sakit perut, dan pusing, yang merupakan indikasi keracunan makanan.
Ia menguraikan, sejauh ini telahdilakukan terapi simtomatis untuk mengurangi gejala. “Kondisi keracunan tidak parah, tidak ada yang sampai kekurangan cairan, dan selanjutnya akan dilakukan observasi di bangsal rawat inap,” terangnya.
Terkait jenis makanan yang menjadi penyebab keracunan, Kristi belum dapat memastikan karena akan dilakukan pemeriksaan laboratorium oleh Dinas Kesehatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
BGN dan Kemensos Matangkan Penyaluran MBG bagi Lansia dan Disabilitas
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Trump Tahan Opsi Militer ke Iran, Israel Justru Desak Serangan
- Jadwal Lengkap KA Bandara YIA Rabu 4 Februari 2026
- Fokus Pendidikan Anak, Yayasan TCKN Pastikan Sesuai Prosedur Hukum
- SIM Keliling Gunungkidul Rabu, Ini Lokasi dan Jam Layanannya
- Hujan Ringan Diprediksi Merata di DIY, Aktivitas Warga Perlu Waspada
Advertisement
Advertisement



