Advertisement

Kulonprogo Dapat Jatah Danais Rp29 Miliar

Rabu, 23 April 2014 - 17:30 WIB
Nina Atmasari
Kulonprogo Dapat Jatah Danais Rp29 Miliar

Advertisement

Haraianjogja.com, KULONPROGO— Pemkab Kulonprogo mendapatkan jatah dana keistimewaan sebesar Rp29 miliar dari total anggaran Rp523 miliar. Rencananya, dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan fisik dan nonfisik perihal dengan kegiataan kebudayaan.

"Kami saat ini sedang mempelajari dan menyinkronkan antara dokumen pelaksanaan anggaran [DPA] dengan Peraturan Gubernur yang berkaitan dengan tata cara mekanisme pencairan, perencanaan dan pengelolaan dana istimewa," kata Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kulonprogo, Eko Wisnu Wardhana saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (22/4/2014).

Advertisement

Menurut dia, sinkronisasi itu penting supaya saat pencairan dan penggunaan dana tersebut tidak menyalahi aturan. Maka, sebelum dana tersebut dicairkan dilakukan hal tersebut agar tidak menimbulkan masalah kelak di kemudian hari.

"Kami harus sesuaikan dengan kedua pedoman tersebut. Apalagi, pelibatan kabupaten-kota dalam pengelolaan danais merupakan suatu hal yang baru, karena baru pertama kalinya," ungkapnya
.
Menurut Eko, sapaan akrabnya, proses pencairan dana tersebut tidak diberikan sekali. Namun, diberikan sama seperti di Pemda DIY, yakni pencairannya dilaksanakan dalam tiga termin.

"Kulonprogo dapat Rp29 miliar, termin pertama 25 persen, kedua 55 persen dan di termin yang terakhir akan diberikan sisa 20 persen dari total anggaran yang ada," sebut dia.

Adapun dana tersebut nantinya akan digunakan untuk revitalisasi bangunan cagar budaya seperti Jembatan Duwet, Kalibawang, Balai Agoeng, dan Markas Besar TB Simatupang. Selain itu, dana tersebut juga digunakan untuk penguatan desa budaya.

"Saat ini ada 12 desa budaya yang terdaftar. Dengan turunnya dana itu, maka akan diperuntukan untuk penguatan kegiatan budaya di sana, sehingga kesenian atau budaya yang ada tetap terpelihara," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kemenag Ingin Pesawat Angkutan Haji Tidak Lagi Delay

News
| Sabtu, 25 Mei 2024, 20:07 WIB

Advertisement

alt

Kyoto Jepang Larang Turis Kunjungi Distrik Geisha di Gion, Ini Alasannya

Wisata
| Kamis, 23 Mei 2024, 10:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement