HIPMI Syariah dan BWI DIY Jajaki Kolaborasi Wakaf Produktif
HIPMI Syariah DIY dan BWI DIY menggelar audiensi untuk memperkuat kolaborasi dan literasi wakaf produktif dengan melibatkan peran anak muda.
Harianjogja.com, WONOSARI-Caleg Partai Demokrat nomor urut tiga daerah pemilihan I Suhardono memprotes hasil rekapitulasi perolehan pemilu legislatif (pileg) meski sudah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul.
Tim sukses Suhardono, Kamis (24/4/2014) melayangkan nota keberatan ke kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan KPU Gunungkidul atas hasil rekapitulasi suara. Mereka menganggap ada penggelembungan suara dari caleg sesama partainya di dapil yang sama yaitu Supriyani Astuti.
Akibat dugaan penggelembungan suara tersebut, Suhardono terganjal menuju kursi DPRD Gunungkidul periode 2014-1019 karena selisih suara sebanyak 31.
“Dugaan saya petugas PPS salah memasukkan angka perolehan suara yang seharusnya milik saya tapi berpindah ke Bu Yani [Supriyani Astuti],” kata Suhardono.
Dia mengklaim laporannya tersebut sudah atas persetujuan pengurus DPC Demokrat.
Suhardono menuturkan, dari hasil temuan tim suksesnya, ada kesalahan nulis angka perolehan suara di (PPS) di Desa Candirejo, Kecamatan Semanu.
Menurut dia, di TPS 16 Candirejo Suhardo memperoleh empat suara dan perolehan tersebut tertulis di form C1 TPS, namun sampai PPS suara Suhardono menjadi nol dan beralih ke kolom caleg nomor urut dua, Supriyani Astuti.
Kemudian, lanjut Suhardono, di TPS 24, Suhardono mendapat 30 suara, namun sampai PPS suara Suhardono malah menjadi tiga suara. “Suara hilang ternyata beralih ke caleg di atasnya yaitu Bu Yani,” papar Suhardono.
Suhardono mengakui laporan dugaan kesalahan PPS itu setelah KPU Gunungkidul menetapkan rekapitulasi hasil pemilu karena dia baru menemukan indikasi kesalahan perolehan suara itu tiga hari pasca-penetapan KPU. Dia berharap KPU Gunungkidul bisa menindaklanjuti nota keberatan yang dilayangkan sebab KPU, menurutnya, masih ada waktu sebelum menetapkan kursi dan caleg pada Mei mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
HIPMI Syariah DIY dan BWI DIY menggelar audiensi untuk memperkuat kolaborasi dan literasi wakaf produktif dengan melibatkan peran anak muda.
Penggunaan hand sanitizer berlebihan bisa picu eksim, kulit kering, dan iritasi. Simak penjelasan dokter kulit.
Bulog Jogja pastikan stok Minyakita aman jelang Idul Adha. Distribusi capai 2,6 juta liter, ditambah pasokan baru.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul hadir dengan track ekstrem. Seeding run panas, final diprediksi makin sengit!
Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri, menghadiri resepsi pernikahan Ignatius Windu Hastomo (Igo)
DPD DIY dorong percepatan pengesahan RUU Masyarakat Adat demi kepastian hukum dan perlindungan hak masyarakat adat.