Pajak Kendaraan Jateng Nunggak Rp2,4 Triliun, Ini Datanya
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
Harianjogja.com, JOGJA-Dari 27 dokumen memorandum of understanding (MoU) kerja sama investasi dengan luar negeri, tidak banyak yang ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah DIY.
Kepala Badan Kerja Sama Penanaman Modal Dominicus Supratikto mengatakan, beberapa penyebabnya di antaranya karena kerja sama yang sebelumnya ditawarkan berhenti di tengah jalan, setelah anggota parlemen dari negara bersangkutan tak lagi menjabat.
"Kasus lain kerja sama dengan Mesir tidak jalan, karena kondisi politik di sana yang tidak memungkinkan," ujarnya di DPRD DIY, Senin (5/5/2014).
Beberapa MoU yang berlanjut di antaranya adalah dengan Korea Selatan, Thailand, Kyoto Jepang, Turki, Sanghai China, dan California. Kerja sama itu di bidang pendidikan, kebudayaan, dan industri.
Menurut dia, BKPM pusat mendukung Jogja tumbuh sebagai kota industri IT dengan melihat potensi sumber daya manusia yang ada.
Karenanya, ia berharap negara seperti California sebagai barometer perkembangan IT dan Korea Selatan serius berinvestasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
Bitcoin sempat menembus US$87.200. Simak faktor pendorong penguatan dan imbauan bagi investor menghadapi volatilitas pasar kripto.
Kebakaran rumah di Sragen diduga akibat korsleting listrik. Uang Rp50 juta dan dua sepeda gunung hangus, dua anggota keluarga jadi korban.
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
Kemenhaj mempertimbangkan maskapai alternatif untuk menekan biaya haji 2027. Biaya penerbangan mencapai 40% dari total BPIH.
Direktur BYAN Alastair McLeod menjual 185.200 saham senilai Rp2,47 miliar menjelang rencana masuknya Jhonlin Group sebagai pemegang 30% BYAN.