114.528 Warga Gunungkidul Berpotensi Terdampak Kekeringan
114.528 warga Gunungkidul berpotensi terdampak kekeringan. BPBD terus menyalurkan bantuan air bersih seiring kemarau yang diprediksi lebih panjang.
Ilustrasi kebakaran (backgroundpictures.com)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Rumah milik Tumiran, warga Dusun Kwarasan Kulon, Desa Kedungkeris, Kecamatan Nglipar ludes dilalap api, Senin (30/7/2014) petang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kebakaran terjadi akibat hubungan pendek arus listrik di rumah korban. Saat kejadian, pemilik rumah tidak berada di lokasi kejadian. Tumiran yang sehari-hari bekerja sebagai kernet truk, sementara istrinya, Indiyanti bekerja pada salah satu tetangganya.
“Saya tidak tahu dari mana asal api itu, tahu-tahu dari rumah korban muncul asap. Saat itu juga, saya langsung meminta tolong kepada warga sekitar,” kata Siswanto, saksi mata kebakaran kepada Harian Jogja, Selasa (1/7/2014).
Menurut dia, seketika itu, warga langsung berkumpul di lokasi kejadian. Namun, besarnya kobaran api membuat usaha warga memadamkan api jadi sia-sia. “Kami berusaha dengan menggunakan peralatan seadanya. Tapi, apa daya kami tak bisa memadamkannya,” ungkapnya.
Api baru bisa dipadamkan saat ada bantuan pemadam kebakaran dari pemerintah kabupaten Gunungkidul. Sayangnya, meski api dapat dipadamkan, seluruh isi rumah milik korban tidak dapat diselamatkan.
“Apinya sangat besar, jadi kami kesulitan untuk menyelamatkan isi rumah,” kata Sumarjono, Kakak kandung Tumiran, di sela-sela membersihkan puing-puing rumah.
Diakui Sumarjono, selain rumah yang terbakar seluruh isinya pun ikut ludes. Mulai dari bahan makanan pokok seperti beras sampai almari ikut terbakar. Malahan, uang simpanan sebesar Rp1,1 juta milik korban tak luput dari lalapan si jago merah.
“Kami sudah berusaha sebisanya, namun apa daya, kami tidak bisa menyelamatkannya,” terang dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
114.528 warga Gunungkidul berpotensi terdampak kekeringan. BPBD terus menyalurkan bantuan air bersih seiring kemarau yang diprediksi lebih panjang.
Merger BUMN Karya ditunda hingga kuartal IV/2026. Danantara fokus menyelesaikan restrukturisasi utang dan memperkuat kinerja keuangan perusahaan.
Pemerintah menargetkan 30.000 KDMP beroperasi hingga akhir 2026 untuk memperkuat distribusi komoditas, membantu petani, dan mengendalikan inflasi.
Disdik Sleman mengimbau orang tua melapor jika menemukan praktik pemaksaan pembelian seragam sekolah oleh pihak sekolah atau komite.
Polisi jadwalkan pemeriksaan saksi kasus kekerasan seksual KKN UAD di Sleman. Korban telah dimintai keterangan dan penyelidikan masih berlangsung.
Penyaluran BSU 2025 mencapai 95,07% dari target. Kemnaker mengungkap kendala data penerima dan menegaskan BSU 2026 belum diumumkan.