Advertisement

Ini Hikmah Abrasi di Pantai Baron

Kusnul Isti Qomah
Senin, 04 Agustus 2014 - 12:46 WIB
Mediani Dyah Natalia
Ini Hikmah Abrasi di Pantai Baron

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Dampak dari abrasi yang terjadi 11 Juli lalu di Pantai Baron, Kemadang, Tanjungsari rupanya masih terasa hingga saat ini. Abrasi membuat beberapa warung harus tutup karena terkena abrasi.Namun, ada pula dampak baik pascaabrasi. Kedalaman sungai pun berkurang sehingga lebih aman untuk pengunjung.

Selain itu, kondisi sungai yang semakin dangkal juga mematik ide baru bagi Kepala Dusun Sumuran, Kemadang, Tanjungsari, Budi.

Advertisement

“Ketika abrasi, saya berdoa ‘Tuhan, sungainya jangan pindah dulu’,” ujar Budi ketika ditemui di Pantai Baron, Kecamatan Tanjungsari, Sabtu (2/8/2014).

Pascaabrasi, Sungai Baron masih mengarah ke timur. Namun, ada tanda-tanda akan berpindah ke barat. Dengan kondisi sungai yang mendangkal, Budi memiliki ide baru untuk membuat jembatan penyebrangan. Ia melihat itu sebagai peluang bisnis baru.

“Saya sudah lama ingin bikin jembatan. Saya mengamati Baron pascabrasi. Banyak pengunjung yang ingin menyeberang tapi takut basah,” ucap pria berbadan gemuk itu.

Karena alasan itulah ia berniat membuat jembatan penyeberangan dari bambu yang bisa dibongkar pasang. Ia bersama rekannya membuat penghubung sepanjang enam meter dan terbuat dari bambu dalam waktu semalam. Jembatan pun dilengkapi jangkar agar tak ikut tersapu ombak maupun terseret arus. Penghubung ini mulai dipasang pagi hari ketika pengunjung mulai berdatangan. Saat sore, pengunjung sepi atau pasang, jembatan kembali dipinggirkan.

Penghasilan yang didapat pun cukup menggiurkan. Ketika masih menjadi penyedia jembatan tunggal, Budi dan kawan-kawannya bisa mendapatkan hasil Rp5 juta setiap hari. Pengunjung yang ingin menyeberang cukup membayar Rp2.000. Ketika ditambah satu jembatan lagi, dalam sehari pendapatan yang dikumpulkan mencapai Rp6 juta sehari. Ia membagi hasilnya dengan rekan-rekan yang membantunya. Budi mengambil 25% sedangkan sisanya dibagi rata. Ide itu pun ditiru warga lain. Saat ini sudah ada lima jembatan yang ada di Pantai Baron. Budi mengaku tidak keberatan dengan tindakan tersebut. Setiap jembatan rata-rata mampu meraup Rp1 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Penerbangan Singapore Airlines ke Dubai Masih Dibatalkan, Ini Sebabnya

Penerbangan Singapore Airlines ke Dubai Masih Dibatalkan, Ini Sebabnya

News
| Sabtu, 04 April 2026, 12:07 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement