Advertisement
HARI PRAMUKA : Pramuka Jadi Ekstrakurikuler Wajib di SMPN 3 Kalasan
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN-Pramuka menjadi ekstrakurikuler wajib di SMP Negeri 3 Kalasan. Para siswa dinilai masih cukup antusias mengikuti kegiatan Pramuka karena banyaknya kegiatan lapangan.
“Pramuka jadi ekstrakurikuler wajib bagi siswa kelas 7 dan 8,” kata Susanti, Wakil Kepala Sekolah bagian Kesiswaan SMP Negeri 3 Kalasan, ditemui pada Rabu (13/8/2014).
Advertisement
Dia lalu memaparkan Pramuka untuk kelas 7 dilaksanakan setiap hari Kamis, sementara untuk kelas 8 dilakukan setiap Sabtu.
Pada awal tahun ajaran, para siswa diminta untuk mengisi surat pernyataan bersedia aktif dalam kegiatan Pramuka. Penilaian keikutsertaan Pramuka pun masuk dalam rapor setiap semester.
Kegiatan Pramuka cenderung memperbanyak aktivitas di luar ruangan. “Kalau materinya hanya mencatat, tentu akan bosan. Lebih menarik kalau di lapangan, sedikit materi pengantar lalu langsung praktek,” ucap Sigit Wahyu Nugroho, pembina lapangan Pramuka di SMP Negeri 3 Kalasan.
Sigit mengungkapkan materi-materi yang disampaikan saat kegiatan Pramuka mengandung banyak muatan wawasan kebangsaan.
“Secara umum materinya dikembangkan dari kode kehormatan Pramuka. Kami cenderung ada muatan kebangsaan sehingga cukup identik dengan Pendidikan Kewarganegaraan,” lanjut Sigit memaparkan.
Sigit mengakui selama ini rata-rata kehadiran kegiatan pramuka mencapai 90%. Banyaknya permainan dan tepuk tangan dianggap masih mampu menarik antusiasme siswa.
"Anak-anak juga malah lebih suka materi yang sulit. Misalnya materi tali yang dianggap paling sulit. Mereka malah semangat karena ingin bisa untuk mendirikan tenda dan lainnya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




