PLN Diminta Atasi Listrik Padam di Sukoharjo, Ini Dampaknya
Pemadaman listrik di Sukoharjo ganggu industri dan picu macet. Pengusaha mengeluh biaya operasional naik akibat genset.
PENETAPAN KAWASAN BERBUDAYA HKI Penari membawakan tarian Golek Asmaranda Bawaraga yang menggambarkan gadis yang sedang berdandan dalam acara penetapan kawasan berbudaya hak kekayaan intelektual di Kompleks Keraton Ngayogyakarta, Yogyakarta, Selasa (27/08/2013). Menkumham dalam kesempatan itu menetapkan sembilan entitas sebagai kawasan berbudaya hak kekayaan intelektual, yakni Keraton Yogyakarta, Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Islam Indonesia (UII), Pemer
Harianjogja.com,JOGJA- Akademi komunitas dengan dua program studi Karawitan dan Pedalangan, Tari dan Kriya bakal dilaunching oleh Gubernur DIY pada September. Program studi itu telah mendapatkan akreditasi dari Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
“Sertifikat kelulusan D1 dikeluarkan oleh Dikti,” ujar Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam ramah tamah dengan Pasukan Pengibar Bendara (Paskibraka) se DIY, di Bangsal Kepatihan, Senin (18/8/2014).
Akademi komunitas itu menjadi solusi untuk anak yang tidak mampu melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi. Pemerintah Daerah DIY menyediakan beasiswa dari dana keistimewaan untuk para peminatnya. Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat mengatakan lulusan Akademi Komunitas itu akan ditempatkan di desa- desa untuk dapat menumbuhkan pemberdayaan kebudayaan. Namun tidak sekadar melatih orang- orang bisa menari, melainkan juga dapat menciptakan peradaban kebudayaan.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Baskara Aji mengatakan akreditasi Dikti pada akademi komunitas itu sebagai kurikulum perguruan tinggi negeri untuk vokasi. Karenanya, Dikti memberikan Insitut Seni Indonesia (ISI) sebagai Pembina akademi komunitas. Rencana pembelajaran dilakukan dengan membangun sarana dan prasarana di Sewon dengan luas lahan sekitar 1,1 hektar, yang pengadaannya akan dibantu oleh Gubernur DIY.
Sementara ini, pemberian teori akan diberikan di Gedung Youth Center, sedangkan prakteknya bekerjasama dengan sanggar- sanggar. Untuk tari bekerjasama dengan Sanggar Sasminta Mardawa Ndalem Pujokusuman, Jogja. Sedangkan karawitan di sebuah Sanggar di Singosaren, Banguntapan, Bantul. Adapun seni kriya di sebuah Sanggar kerajinan di Kasihan, Bantul.
Mengenai peminatnya, menurut Aji, lebih dari kuota yang ditentukan sebanyak 30 orang per program studi. Karenanya tengah dilakukan penyeleksian untuk menentukannya.
“Kemampuannya daerah saat ini tidak bisa lebih dari itu,” katanya.
Aji mengatakan, pendanaan akademi komunitas itu dibiayai dari dana keistimewaan yang dicairkan sebanyak tiga tahap. Pada termin pertama ini danais cair Rp130 miliar. Untuk mencairkannya termin selanjutnya, Pemda DIY harus bisa menyerap sebesar 80%. Sementara danais termin pertama ini baru terserap sekitar Rp50 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemadaman listrik di Sukoharjo ganggu industri dan picu macet. Pengusaha mengeluh biaya operasional naik akibat genset.
Pemda DIY perkuat pengawasan kearsipan, raih nilai 96,17 dan targetkan peringkat pertama nasional.
Jepang lebih diunggulkan lawan Swedia di Piala Dunia 2026. Simak prediksi skor dan susunan pemain lengkap.
Gempa besar magnitudo 7,5 mengguncang Venezuela, 32 orang tewas dan ratusan terluka, pemerintah tetapkan darurat nasional.
Serangan monyet ekor panjang di Tepus Gunungkidul makin masif, petani resah dan minta solusi untuk lindungi hasil panen.
Transformasi digital memperkuat layanan kebidanan melalui telehealth, rekam medis elektronik, dan edukasi digital untuk ibu dan anak.