Advertisement
Lagi, Pencurian Mobil Pikap Terjadi di Sleman
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN - Aksi pencurian pikap kembali terjadi di Sleman. Kali ini menimpa salah satu pedagang sayur saat memarkir pikapnya di Jalan Kaliurang Kilometer 7,9 Melati 1 nomor 2 Babadan Baru Condongcatur, Depok, Rabu (10/9/2014). Korban mengalami kerugian sekitar Rp120 juta.
Korban adalah Nur Ali Muchsin, 38, warga Dusun Pakis Kulon RT 02 RW 01 Pakis, Magelang. Peristiwa pencurian berawal saat korban tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar pukul 03.00 WIB.
Advertisement
Ia menurunkan barang dagangannya seperti sayur dan lainnya. Setelah itu korban lalu menuju ke Mlati untuk mengantar barang dagangan lain dan kembali tiba di TKP sekitar pukul 04.30 WIB.
Korban bersama rekan kerjanya pun mulai berjualan sampai sekitar pukul 05.00 WIB dilanjutkan dengan menunaikan salat Subuh di masjid terdekat. Setelah selesai salat Subuh, korban langsung menuju ke kios miliknya.
Mengingat masih ada sejumlah barang dagangan di atas mobil pikap, maka korban menyuruh rekan kerjanya yakni Sarwadi, 30, untuk menurunkan dan membawa ke kios.
Tetapi saat Sarwadi tiba di lokasi awal tempat parkir, mobil tersebut sudah tidak ada. Korban berusaha untuk bertanya ke sejumlah pedagang lainnya tapi tidak ada yang mengetahui keberadaannya.
Adapun ciri-ciri mobil korban yakni bernopol AA 1815 MK. Merupakan produksi Mitsubishi dengan type Colt L 300 jenis pikap keluaran tahun 2010 berwarna hitam.
Kapolsek Depok Timur, Kompol Andreas Dedy Wijaya menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. "Kami dalami laporannya dan masih dalam lidik," ungkapnya, Rabu (10/9/2014).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement





