Advertisement
PEMBUNUHAN MAHASISWI DI SLEMAN : Polres Terjunkan Anjing Pelacak
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN- Petugas kepolisian mengerahkan seekor anjing pelacak (K-9) untuk melakukan olah TKP guna melacak ceceran darah dan tambahan barang bukti yang berkaitan dengan korban pembunuhan di Dusun Kanoman, Desa Banyuraden, Gamping Sleman.
Advertisement
Mayat mengenaskan itu diketahui jasad mahasiswi bernama Rani Askilia berumur 22 tahun asal Blondo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Kapolres Sleman, AKBP Ihsan amin menyatakan seluruh keterangan masih dikumpulkan. Terutama untuk melacak dan meminta keterangan keluarga serta mencari tempat tinggal korban sebelum ditemukan tewas.
Pihaknya juga mempelajari jenis luka korban disebabkan akibat benda tumpul atau lainnya.
"Kalau soal penyebab itu nanti hasil otopsi dari medis. Tapi yang jelas ada luka. Nah lukanya itu dari benda tumpul atau apa kami belum tahu. Saat ini mayat di RS Sardjito," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
- Angin Kencang Terjang Sleman, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Rumah
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
Advertisement
Advertisement





