Alumni Santri Krapyak Perkuat Sinergi Ekonomi Lewat Ngobrol Bisnis
Kegiatan ini berangkat dari prinsip hayatul islam bil ilmi wa bil mal (hidupnya Islam itu dengan ilmu dan harta)
Harianjogja.com, JOGJA- Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) DIY DIY Lilik Syaiful Ahmad menduga ada salah pengertian sehingga http://www.harianjogja.com/baca/2014/10/07/protes-kepengurusan-pengurus-hipmi-bantul-gerudug-hipmi-diy-542433" target="_blank">pengurus Hipmi Bantul menggerudug kantor BPD Hipmi DIY, Selasa (7/10/2014).
Lilik saat dihubungi mengaku tidak mengerti dengan langkah yang dilakukan pengurus BPC Hipmi Bantul. Ia menduga ada salah pengertian diantara pengurus Hipmi.
Menurut dia, apa yang dilakukan BPD Hipmi DIY dengan menentukan caretaker semata-mata demi menyelamatkan roda organisasi karena BPC Hipmi Bantul tidak ada kejelasan untuk menggelar musyawarah cabang (muscab), padahal sudah mendekati musyawarah daerah (musda).
Lebih lanjut Lilik mengungkapkan, pihaknya mendapat intruksi dari BPP Hipmi pada 20 Agustus lalu melalui sidang pleno di Medan. Bahwa muscab di seluruh BPC-BPC harus selesai tanggal 30 September.
Intruksi tersebut diakuinya sudah dia sampaikan ke semua pengurus BPC se-DIY pada 29 Agustus dan dihadiri oleh semua perwakilan pengurus dari masing-masing BPC.
"Saya tunggu sampai 30 September [BPC Hipmi Bantul] tidak ada kejelasan untuk menggelar muscab. Saya sudah menyurati berkali-kali," kata Lilik.
Lilik juga membantah dikatakan ada kepentingan politis untuk mendukung bakal calon ketua BPD Hipmi DIY yang akan diusung dalam musda nanti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kegiatan ini berangkat dari prinsip hayatul islam bil ilmi wa bil mal (hidupnya Islam itu dengan ilmu dan harta)
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.