Advertisement
PENCURIAN MOTOR GUNUNGKIDUL : Disdikpora Gunungkidul : Pelaku Harus Ditindak Sesuai Aturan
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Terkait pencurian kendaraan yang dilakukan pelajar di Gunungkidul, Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga (Disdikpora) Gunungkidul Bahron Rasyid mengaku prihatin dengan perilaku pelajar akhir-akhir ini. Pasalnya, dalam waktu yang berdekatan, sejumlah siswa kepergok melakukan perbuatan yang menyimpang dari norma-norma yang berlaku dalam masyarakat. (Baca Juga : http://www.harianjogja.com/baca/2014/11/06/duh-3-abg-ini-berkomplot-mencuri-motor-550347">Duh, 3 ABG Ini Berkomplot Mencuri Motor)
“Kami sangat prihatin, dan ini menjadi catatan yang buruk bagi dunia pendidikan Gunungkidul,” kata Bahron.
Advertisement
Dia mengaku kaget ada dua siswa di Gunungkidul yang terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor. Namun, Bahron tidak mau
gegabah dalam mengambil keputusan terkait masalah tersebut.
“Saya baru tahu masalah itu tadi pagi [kemarin]. Saya langsung berkoordinasi dengan kepolisian. Salah satunya, mencari kebenaran
asal usul sekolah pelaku,” kata dia lagi.
Bahron menyerahkan sepenuhnya kasus itu kepada polisi. Sebab, meski masih berstatus sebagai pelajar, tindakan melanggar hukum
harus ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku. Mengenai keberlanjutan pendidikan kedua siswa, Bahron mengaku masih
mempelajari. Namun, andai kata keduanya divonis bersalah, dinas akan berusaha mengedepankan pembinaan secara persuasif.
“Salah satunya tetap berusaha memberikan pelayanan pendidikan kepada mereka,” tegasnya.
Bahron berjanji akan terus melakukan pembenahan. Salah satunya, pengawasan ketat terhadap siswa didik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




