Advertisement
ENERGI ALTERNATIF : Untuk Penerangan, Bukan untuk TV atau Kulkas
Advertisement
Energi alternatif di Pantai Gesing ditegaskan hanya untuk penerangan. Bukan kebutuhan elektronik lain seperti televisi maupun kulkas.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kepala Bidang Energi Sumber Daya Mineral Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperidagkop ESDM) Gunungkidul Pramuji Ruswandono mengatakan, jaringan PLTS bisa bertahan selama 15-20 tahun. Namun, hal itu tidak lepas dari penggunaan maupun perawatan terhadap instalasi yang ada.
Advertisement
“Kalau sesuai programnya, satu rumah hanya mendapatkan satu saklar dengan tiga lampu. Jadi itu, harus dipatuhi oleh semua warga penerima manfaat, dan jangan digunakan untuk keperluan lain seperti untuk menyalakan TV atau kulkas,” kata Pramuji, Rabu (7/1/2015).
Menurut dia, program energi alternatif di Pantai Gesing berkapasitas 15 kilowatt, sehingga diprediksi mampu mencukupi kebutuhan listrik bagi masyarakat Pantai Gesing. Selain itu, dari instalasi tersebut juga bisa digunakan untuk penerangan jalan di sana.
“Masing-masing KK bisa mendapatkan aliran listrik dengan kapasitas 250-300 watt. Namun, kembali menegaskan jika pasokan itu hanya sebatas penerangan dan bukan untuk yang lain,” ungkap dia.
Pramuji menyadari, beberapa tahun lalu di juga pernah ada program energi alternatif. Namun, program tersebut tidak jalan. Panel-panel surya yang dipasang di rumah warga banyak yang rusak, sehingga instalasi yang diberikan tak berfungsi.
“Programnya itu bukan dari kami, namun harapannya itu menjadi pembelajaran bersama. Jangan sampai hal tersebut terulang kembali. Kami juga sudah menunjuk kelompok masyarakat sebagai pengelola untuk perawatan dan pemeliharaan,” papar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Talud Sungai Jogja Rapuh, Rp4 Miliar Disiapkan untuk 5 Titik Prioritas
- Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 27 April 2026, Tarif Rp8.000
- Gunungkidul Bangun 16 Jembatan Garuda Inisiasi Presiden Prabowo
- HPN 2026 Sleman Meriah: Jalan Sehat hingga Donor Darah
- Pemkot Jogja Segera Cari Daycare Aman Pengganti Little Aresha
Advertisement
Advertisement




