Gunungkidul Masuki Pancaroba, Angin Kencang Mulai Mengancam
Gunungkidul memasuki masa pancaroba. BPBD mengingatkan potensi angin kencang dan melanjutkan penyaluran bantuan air bersih hingga Desember.
Properti Gunungkidul, anggota dewan berpesan pengaruh buruk yang mungkin terjadi dari pembangunan resort mewah dapat segera diantisipasi.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Wakil Ketua Komisi B DPRD Gunungkidul, Edi Susilo memperingatkan adanya pengaruh negatif terhadap investasi yang masuk ke Gunungkidul. Untuk itu, dia berharap pemerintah harus siap dan meminimalisir dampak negatifnya.
“Pada dasarnya anggota dewan sangat setuju, karena itu turut menyokong perkembangan di sini. Hanya, jangan sampai pembangunannya keluar dari nilai-nilai yang ada. Sebab, kebudayaan lokal harus tetap ikut dimasukan dalam program tersebut,” kata Edi, saat dihubungi, kemarin (18/1/2015).
Dia juga menekankan, para investor yang masuk harus memiliki andil terhadap kesejahteraan warga. Jangan sampai, manfaat tersebut hanya dinikmati oleh pemilik modal.
“Itu harus, karena akan sia-sia bila tidak memberikan manfaat bagi masyarakat. Untuk itu, regulasi harus benar-benar dipersiapkan, apalagi investor yang masuk berkenaan dengan pesatnya perkembangan pariwisata,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul memasuki masa pancaroba. BPBD mengingatkan potensi angin kencang dan melanjutkan penyaluran bantuan air bersih hingga Desember.
Pembahasan RUU Perampasan Aset memunculkan perdebatan soal illicit enrichment, kepastian hukum, hak milik, dan potensi intervensi asing.
Mentan Amran mencopot delapan pejabat Bapanas dan Bulog terkait dugaan penyelewengan beras SPHP yang dijual sebagai beras premium.
Gibran mendorong inovasi kendaraan listrik nasional melalui insentif, penguatan riset, penyesuaian kurikulum, dan kolaborasi Indonesia-Tiongkok.
Bahlil Lahadalia mengurangi ekspor gas ke Singapura sebesar 31 BBtud dan mengoptimalkan perbaikan sumur untuk memaksimalkan produksi domestik.
Penjualan BYD Group di Indonesia mencapai 46.700 unit hingga September 2026. BYD juga menargetkan ekspansi jaringan layanan di Sulawesi.