MUSIM HUJAN : BPBD Siaga Hingga Maret

Ilustrasi hujan. (JIBI/Harian Jogja - Reuters)
23 Januari 2015 01:20 WIB Redaksi Solopos Jogja Share :

Musim hujan, pertengahan Februari diperkirakan sebagai puncak. Namun BPBD Kota Jogja akan bersiaga hingga Maret.

Harianjogja.com, JOGJA-Meskipun puncak musim hujan diperkirakan berakhir pada pertengahan Februari, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja akan terus berada dalam kondisi siaga bencana musim hujan hingga Maret.

"Kondisi siaga dilakukan hingga Maret karena dimungkinkan masih ada potensi bencana lainnya yang terjadi menjelang pergantian musim dari musim hujan ke kemarau," kata Kepala BPBD, Kamis (22/1/2015).

Menurut dia, kesiap-siagaan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi beberapa potensi bencana seperti banjir, luapan air sungai, dan tanah longsor, sedangkan menjelang pergantian musim dimungkinkan muncul angin kencang.

Saat ini, BPBD Kota Jogja menyiapkan satu petugas dari tim reaksi cepat di tiap kecamatan yang bertanggung jawab terhadap seluruh informasi mengenai bencana di wilayahnya.

BPBD Kota Jogja juga berkoordinasi dengan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Yogyakarta untuk menggencarkan kegiatan pemangkasan pohon, terutama

pohon yang dideteksi rawan tumbang.

"Pohon beringin adalah pohon yang rawan tumbang. Setiap tahun, ada saja pohon beringin yang tumbang saat musim hujan sehingga hal ini perlu diantisipasi sejak dini," katanya.

Berdasarkan catatan BLH Kota Jogja, ada sekitar 70 pohon di Kota Yogyakarta yang rawan tumbang. Lokasinya tersebar di beberapa wilayah dengan jenis pohon yang beragam seperti beringin, waru, dan asem kranji.

Selai bencana alam, Agus juga mengimbau warga untuk mewaspadai bencana kebakaran saat musim hujan. Pada Rabu (21/1/2015) sekitar pukul 23.45 WIB terjadi kebakaran rumah di wilayah Kumendaman yang disebabkan hubungan pendek arus listrik.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun sebanyak 24 jiwa terpaksa kehilangan tempat tinggalnya. Kami sudah siapkan tenda dan 'family kit' untuk membantu korban," katanya.

Sementara itu, Walikota Jogja, Haryadi Suyuti mengatakan antisipasi bencana selama musim hujan harus dilakukan secara menyeluruh untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan bencana yang mungkin muncul.

"Seluruh pihak harus terlibat dalam antisipasi ini. BPBD siaga hingga akhir musim hujan," katanya.