HARGA KEBUTUHAN POKOK : Stok Melimpah, Sebagian Harga Kebutuhan Masyarakat Turun

Seorang pembeli tengah memilih dagangan dilapak pedagang sembako di Pasar tradisional Piyungan. Pada hari pertama berlakunya harga baru BBM, sejumlah harga kebutuhan pokok untuk non-pabrikan sudah mulai berguguran seperti sayuran, daging, telur, beras dan cabai. (JIBI/Harian Jogja - Endro Guntoro)
29 Januari 2015 08:40 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harga kebutuhan pokok, persediaan yang melimpah dapat mereduksi harga sejumlah bahan pangan.

Harianjogja.com, JOGJA- Menjelang akhir Januari 2015 ini, sejumlah harga kebutuhan pokok masyarakat mulai turun. Harga paling mencolok turun adalah komoditas cabai, disusul daging dan telur ayam. Turunnya harga sejumlah komoditas terjadi karena stok melimpah dan permintaan stabil.

Dari pantauan Selasa (27/1/2015), harga sejumlah komoditas di pasaran mulai turun. Harga daging ayam broiler, misalnya, pekan lalu dijual Rp32.000 per kg saat ini turun menjadi Rp30.500 per kg. Hal yang sama juga dialami harga telur ayam. Turun dari Rp21.500 menjadi Rp20.000 per kg.

Sejumlah pedagang beralasan, selain stok telur melimpah permintaan konsumen juga stabil atau tidak ada peningkatan.

“Dari tiga hari kemarin, rata-rata harga telur ayam turun Rp500 per kg. Kalau dihitung sampai hari ini (kemarin) sudah turun Rp1.500 per kg,” ujar Suryani penjual telur kepada Harianjogja.com.

Sementara, untuk komoditas cabai terus mengalami gejala penurunan. Menurut mbah Karji, cabai merah kriting saat ini dijual Rp22.500 perkg dan cabai merah besar dipatok Rp25.000 perkg. Sementara, untuk cabai rawit merah dan hijau, masing-masing rata-rata dihargai Rp40.000 dan Rp22.000 perkg. Penurunan harga cabai tersebut terjadi dalam beberapa pekan kemarin.

"Mungkin sudah mulai masuk masa panen sehingga harga cabai terus turun," ujar Karji.

Meski begitu, harga beras rupanya masih stabil tinggi diangka Rp9.500 per kg. Padahal selain operasi pasar beras, pemerintah juga telah melakukan pendistribusian beras bagi masyarakat miskin (raskin).

"Ya harga beras kemungkinan turun mendekati panen akhir Februari nanti," jelas Sunyoto salah seorang pedagang beras di Pasar Kranggan, Jogja.