Bripka E Pengasuh Ponpes di Wonogiri Ditahan Kasus Kekerasan Seksual
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Revitalisasi pasar pada bagian depan Pasar Wates akan dibangun tangga sebagai akses jalan menuju lantai dua pasar, Rabu (28/1/2015). (JIBI/Harian Jogja/Holy Kartika N.S.)
Pasar tradisional di Kulonprogo akan direvitalisasi.
Harianjogja.com, KULONPROGO - Pasar Wates akan segera direvitalisasi tahun ini guna meningkatkan akses pembeli di pasar tersebut. Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kulonprogo juga akan merevitalisasi Pasar Dekso dan melanjutkan pembangunan Pasar Percontohan Sentolo.?
?Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Daerah Disperindagesdm Kulonprogo Sujarwo mengatakan, tahun ini ada tiga pasar utama yang akan direvitalisasi.
"Ada tiga pasar, yaitu Pasar Wates, Pasar Dekso dan Pasar Percontohan Sentolo. Untuk pasar percontohan itu melanjutkan pembangunan tahap ke empat," ujar Sujarwo saat ditemui di kantornya, Rabu (28/1/2015).?
?Jarwo mengungkapkan revitalisasi Pasar Wates akan difokuskan pada pembuatan tangga masuk dari bagian depan pasar. Pasalnya, selama ini akses pembeli ke lantai dua di sisi paling depan belum maksimal. Akses utama selama ini melalui tangga dalam dan belakang pasar.?
?"Nanti akan dibuatkan tangga depan, jadi pedagang yang ada di lantai dua juga mendapatkan akses pembeli yang lebih baik," jelas Jarwo.?
?Kepala Disperindagesdm Kulonprogo Niken Probo Laras menambahkan nilai pembangunan untuk Pasar Wates mencapai Rp475 juta. Sedangkan untuk Pasar Dekso nilai pembangunannya mencapai Rp1,5 miliar. Revitalisasi yang akan dilakukan untuk pasar tersebut meliputi pembangunan sejumlah los dan sarana prasarana pasar.?
?"Kalau untuk pembangunan tahap keempat Pasar Percontohan Sentolo nilai pembangunannya Rp4,5 miliar. Pembangunan los dan penentuan zona pedagang," imbuh
Niken.?
?Jarwo menambahkan, Pasar Percontohan Sentolo yang dibangun bekerjasama dengan Kementerian Perdagangan mulai diminati sejumlah pedagang. Sampai saat ini sudah ada 270 pedagang yang mengajukan untuk menempati sejumlah kios di pasar tersebut.?
?"Kalau yang sudah menempati kios cukup banyak. Ada sekitar 130 pedagang sampai 150 pedagang yang sudah masuk. Pembangunan belum selesai sepenuhnya, jadi pedagang yang masuk masih bertahap," jelas Jarwo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Anggaran perbaikan Jalan Kunduran-Blora direvisi dari Rp14 miliar menjadi Rp2 miliar. DED pekerjaan pun disesuaikan dengan alokasi terbaru.
Kolaborasi lintas negara tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata bersama masyarakat.
Kejagung menerbitkan sprindik baru untuk Febrie Adriansyah. Peluang pengajuan praperadilan kini menjadi sorotan dalam kasus tersebut.
Pendaftar Magang Nasional 2026 Tahap 1 mencapai 300 ribu orang untuk memperebutkan 50 ribu posisi magang yang disediakan pemerintah.
DPRD Bantul mengawasi persiapan Pilur serentak di 30 kalurahan untuk memastikan tahapan berjalan transparan dan bebas politik uang.