Dito Ariotedjo Ungkap Raja Arab Saudi Tawarkan Tambahan Kuota Haji
Dito Ariotedjo mengungkap Raja Arab Saudi menawarkan tambahan kuota haji untuk Indonesia saat pertemuan dengan Jokowi pada akhir 2023.
Ilustrasi menangkap burung (Anissyazlin.blogspot.com)
Pasar tradisional Kulonprogo, utamanya Pasar Burung Wates perlu diperluas.
Harianjogja.com, KULONPROGO-Lokasi Pasar Burung Wates perlu diperluas. Sebab tidak cukup menampung jumlah pedagang, terlebih saat hari pasaran Wage. Bahu jalan di sisi selatan pasar yang berlokasi di belakang Terminal Wates ini juga dipadati pengunjung, Akibatnya pengguna jalan di kawasan tersebut harus berhati-hati
supaya tidak menabrak pengunjung.
Surata, 50, salah satu pedagang mengaku sudah mendengar wacana pasar akan diperluas ke arah barat.
“Namun, sejauh ini seperti apa saya belum dengar lagi,” tuturnya, Kamis (12/2/2014).
Menurut dia, perluasan pasar burung dapat meningkatkan roda perekonomian masyarakat, sebab pengunjung yang tertampung akan semakin banyak dan leluasa dalam memilih barang yang diperlukan. Ia menambahkan setidaknya terdapat ratusan pedagang yang menggelar dagangan di kawasan tersebut, terutama saat hari pasaran.
Anggota DPRD Kulonprogo Aji Pangaribawa mendukung apabila pasar burung diperluas. Diuraikannya, penataan pasar burung, pasar ikan, dan pasar ayam dapat disatukan.
“Mungkin dapat menggunakan bangunan kantor Dinas Perindustrian Perdagangan dan ESDM (Disperindag ESDM) Kulonprogo yang berdasarkan laporan kondisi fisiknya banyak mengalami kerusakan dan kantor dapat dipindah ke tempat yang lebih strategis,” paparnya.
Ia menilai perluasan ke arah barat membutuhkan penataan secara keseluruhan, mulai dari bangunan kios, los hingga areal terbuka. Dengan penataan semacam itu, jelasnya, pedagang klitikan dan ayam yang saat ini berada di luar dapat direlokasi ke dalam.
Kepala Disperindag ESDM Kulonprogo Niken Probo Laras mengatakan rencana penataan Pasar Burung Wates memang diperlukan.
“Saat ini kami sedang mempelajarinya,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dito Ariotedjo mengungkap Raja Arab Saudi menawarkan tambahan kuota haji untuk Indonesia saat pertemuan dengan Jokowi pada akhir 2023.
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat DEN 2026 untuk mengamankan stok BBM nasional, mengejar target E50, dan membahas RUU Migas.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gunungkidul menggelar Festival Literasi 2026 selama lima hari untuk memacu budaya membaca dan berkarya di masyarakat.
Kepala BGN Sudaryono ungkap bahan baku hewani rusak jadi penyebab keracunan MBG. Ribuan dapur kini diinvestigasi dan terancam ditutup.
KPK menyisir tiga ruangan dirjen di Kementerian ATR/BPN terkait pengusutan kasus dugaan suap HGB PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor.
Pembangunan rusun ASN Sleman belum terealisasi akibat kendala pengadaan tanah. Pemkab Sleman kaji opsi penggunaan tanah kas desa (TKD).