Geopark Gunungsewu Akan Dinilai Lagi UNESCO, Ini Persiapan Gunungkidul
Gunungkidul bersiap menghadapi revalidasi Geopark Gunungsewu sebagai UNESCO Global Geopark pada 2027 dengan membenahi sejumlah catatan UNESCO.
Seorang pembeli tengah memilih dagangan dilapak pedagang sembako di Pasar tradisional Piyungan. Pada hari pertama berlakunya harga baru BBM, sejumlah harga kebutuhan pokok untuk non-pabrikan sudah mulai berguguran seperti sayuran, daging, telur, beras dan cabai. (JIBI/Harian Jogja/Endro Guntoro)
Harga kebutuhan pokok, utamanya beras tengah melonjak tetapi bahan pangan lain cenderung stabil.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Kenaikan harga beras belum berpengaruh terhadap harga kebutuhan pokok lainnya di Pasar Argosari, Wonosari. Meski beberapa kebutuhan mulai naik, namun secara keseluruhan masih stabil.
Berdasarkan pantauan yang dilakukan Harianjogja.com, Kamis (27/2/2015), selain beras, kenaikan juga terjadi pada komoditas cabai merah keriting dan bawang merah. Sejak tiga hari lalu, harga cabai keriting terus merangkak dari Rp15.000 menjadi Rp20.000 per kilogram. Sedangkan untuk bawang merah per kilonya naik Rp1.000 menjadi Rp11 ribu.
Sementara itu, untuk komoditas kebutuhan pokok yang lain masih relative stabil dan tak terpengaruh dengan harga beras. Telor dipasarkan Rp19.000 per kilogram, minyak curah dipatok Rp11.000 per kilogram. Hal yang sama juga terlihat pada komoditas tepung terigu. Setiap kilonya dipasarkan Rp6.000-8.000 tergantung dengan mereknya.
“Tidak ada yang naik kecuali beras. Harga gula pun masih stabil dikisaran Rp11.000 per kilogram,” kata salah seorang pedagang di Pasar Argosari Nining kepada Harianjogja.com, kemarin.
Menurut dia, kenaikan harga beras belum memberikan dampak terhadap harga kebutuhan pokok yang lain. Sebab, beberapa harga masih tetap sama, dengan sebelum beras naik.
Menurut Nining, untuk komoditas beras, kenaikannya terjadi sejak dua pekan lalu. Saat ini, dia mengaku menjual beras dikisaran harga Rp11.000-13.000 per kilogram. Bila diakumulasi sejak dua pekan lalu, kenaikan harga beras mencapai Rp1.000 per kilogram. Misal untuk beras jenis C4 awalnya dipasarkan Rp10.000, namun setelah naik dijual Rp11.000 per kg.
“Kenaikan beras terjadi di semua jenis. Beras IR64 naik dari Rp11.000 menjadi Rp12.000 per kilogram. Sedang untuk Rojo Lele menjadi Rp13.000 per kg,” bebernya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul bersiap menghadapi revalidasi Geopark Gunungsewu sebagai UNESCO Global Geopark pada 2027 dengan membenahi sejumlah catatan UNESCO.
DPRD Gunungkidul meminta perhatian atlet berprestasi ditingkatkan agar mereka tidak pindah membela daerah lain.
Pergerakan penumpang Karimunjawa mencapai lebih dari 190.000 orang hingga Agustus 2026, didukung penguatan konektivitas darat, laut, dan udara.
Harga rumah makin sulit dijangkau, Pemkab Bantul mendorong warga memanfaatkan rumah subsidi dan empat rusunawa yang tersedia.
Persib Bandung menang 1-0 atas FC Seoul di ACL Two 2026/27. Kemenangan di Seoul menjadi sejarah baru bagi Maung Bandung di kompetisi Asia.
Kimberley Pierre-Louis cetak double-double dengan 14 poin dan 16 rebound saat Indonesia mengalahkan Thailand 61-52 di Asian Games 2026.