Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Tokoh Bantul Agus Wiyarto meninggal dunia Senin (9/3/2015)
Harianjogja.com, BANTUL—Mantan politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan salah satu tokoh Nahdlatul Ulama di Bantul menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Pemerintah Dr.Sardjito setelah beberapa hari menjalani perawatan karena sakit jantung.
Almarhum mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 15.00 WIB, Senin (9/3/2015). Jenasah almarhum akan dimakamkan di Kecamatan Pakem, Sleman, Selasa (10/3/2015), dengan pemberangkatan dari rumah duka di Perum Karangjati Indah I-A Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan pukul 13.00 WIB.
Sahabat almarhum, yang juga politikus PKB Bantul, Aslam Ridlo, mengaku turut kehilangan sosok senior yang akrab dipanggil AW itu. “Sudah sepekan ini beliau [AW] dirawat di Sardjito. Dia salah satu tokoh NU dan teladan di PKB,” ucapnya, Senin (9/3/2015).
Kader Muslimat Piyungan, yang juga politikus PKB di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bantul, Nurlaili Maharani, menyatakan sosok AW merupakan senior. AW merupakan sabahat ayahnya, Heri Kuswanto, pemilik pondok pesantren Lintang Songo di Desa Sitimulyo.
“Semoga khusnul qotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujar Rani sebelum menuju rumah duka bersama keluarga.
Ketua Pengurus Cabang NU Bantul Yasmuri menambahkan berpulangnya AW membuat seluruh umat NU merasa kehilangan. Bagi kader NU, AW dikenal dekat dengan masyarakat dan memberikan teladan kelebihan dalam bidang loby dan komunikasi.
“Agus Wiyarto pribadi supel dan gigih. Konsisten memperjuangkan ajaran Islam dan ahli sunah wal jamaah. Dia dikenal sebagai sosok yang pluralis juga,” paparnya.
Alhmarhum meninggalkan seorang isti bernama Endra Wahyu Dayati dan empat anak, yakni Kinanti Sekarsari, Laras Amyati Kusumastuti, Fadhila Adqiras dan Muhammad Adlan serta satu cucu, Ardan Aris Baskoro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.