Advertisement

Sleman Bangun Fasilitas Panjat Tebing Standar Internasional di Ngaglik

Andreas Yuda Pramono
Sabtu, 31 Januari 2026 - 04:17 WIB
Abdul Hamied Razak
Sleman Bangun Fasilitas Panjat Tebing Standar Internasional di Ngaglik Pemanjat tebing Indonesia, Nurul Iqomah (kerudung) saat bertanding di nomor speed dalam Kejuaraan Asia Panjat Tebing 2022 atau IFSC Climbing Asian Championship 2022 di Seoul, Korea Selatan, Jumat (14/10/2022) - IFSC Climbing \\r\\n

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman terus memperkuat sarana dan prasarana olahraga guna mendukung pembinaan atlet, khususnya cabang olahraga panjat tebing. Salah satu langkah konkret dilakukan dengan menyiapkan lahan seluas dua hektare di Kalurahan Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik, untuk pembangunan pusat latihan panjat tebing.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menegaskan komitmen Pemkab Sleman dalam mengembangkan seluruh cabang olahraga di Bumi Sembada. Menurutnya, fasilitas yang memadai menjadi kunci dalam mencetak atlet berprestasi.

Advertisement

“Kami telah menyiapkan lahan dua hektare di Sardonoharjo, Ngaglik, untuk pembangunan fasilitas latihan panjat tebing yang memenuhi standar. Harapannya atlet dapat berlatih secara optimal, mengikuti banyak kejuaraan, dan meraih prestasi,” ujar Harda dalam keterangan tertulis.

Harda juga mendorong pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Sleman untuk menggandeng berbagai pihak kompeten sebagai mitra pembinaan maupun orang tua asuh atlet.

“Dengan fasilitas latihan berstandar internasional, saya berharap atlet mampu memberikan prestasi terbaik untuk Sleman, DIY, hingga tingkat nasional,” katanya.

Sementara itu, Ketua FPTI Kabupaten Sleman, Untung Basuki Rahmad, menyampaikan pihaknya menargetkan prestasi maksimal di berbagai kompetisi yang diikuti.

“FPTI ini lembaga pengabdian, bukan kepentingan. Kami mohon dukungan dan sinergi semua pihak untuk bersama-sama meraih prestasi panjat tebing Sleman. Kami ingin atlet Sleman berbicara tidak hanya di level nasional, tetapi juga internasional,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sleman, Haris Sutarta, menegaskan bahwa pengembangan olahraga di Sleman diarahkan untuk memperkuat prestasi.

Ia menargetkan Sleman mampu mempertahankan gelar juara umum Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY pada ajang berikutnya yang akan digelar di Kabupaten Kulonprogo pada 2027.

“Saya mendorong seluruh cabang olahraga meningkatkan kualitas atlet masing-masing agar bisa naik ke level nasional. Dengan begitu Sleman dapat berkontribusi lebih besar dalam olahraga nasional,” kata Haris.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Jenazah di TPU Tegal Alur

Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Jenazah di TPU Tegal Alur

News
| Sabtu, 31 Januari 2026, 03:17 WIB

Advertisement

Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun

Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun

Wisata
| Kamis, 29 Januari 2026, 11:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement