PENCURIAN SLEMAN : Pelaku Dibawah Umur Sempat Terima 'Pelatihan'

16 Maret 2015 08:20 WIB Sunartono Sleman Share :

Pencurian Sleman, Polda DIY tengah serius berupaya untuk menekan tindak kejahatan dengan pelaku yang melibatkan anak-anak. Meski kasusnya tergolong biasa tapi nyali pelakunya dinilai sudah luar biasa. Bahkan pelaku mengaku sempat menjalani latihan sebelum 'praktik'.

Harianjogja.com, SLEMAN-Salahsatu pelaku pembegalan dengan 50 TKP, SAP saat diwawancara mengakui sebelum melakukan ia lebih dahulu diberikan simulasi atau latihan oleh tersangka lain yang lebih dewasa dalam hal ini Wahyu Kusworo yang berumur 20 tahun.

SAP mengatakan selama puluhan kali beraksi ia bertindak sebagai eksekutor atau perampas. Salahsatu penyebab ia terpaksa melakukan pembegalan karena ia butuh uang terutama untuk main game online.

"Biasanya untuk main game online, saya ikut-kut saja. Saya yang menarik tas lalu dia [Wahyu] yang membawa motor. Setelah itu hasilnya dibagi dua," ujar pelajar kelasa 1 di salahsatu SMA di Sleman ini.

Sementara itu Kabid Humas Polda DIY AKBP Anny Pudjiatuti menambahkan, untuk kejahatan melibatkan anak pihaknya memang harus hati-hati dan bijak dalam melakukan penyidikan. Mengingat ada aturan hukum khusus yang menaunginya. Segala hak tetap diberikan seperti diberikan pendampingan saat diperiksa hingga disembunyikan identitasnya.

"Termasuk kami tidak bisa menghadirkan tersangka di hadapan publik," ungkapnya.

Lebih utama, kata dia, masyarakat terutama orangtua harus memberikan perhatian penuh terhadap anak-anaknya.

"Kalau keluar rumah terutama malam hari sebaiknya dipantau jangan bosan-bosan," ungkapnya.