ANGIN KENCANG SLEMAN : Rumah Rusak Bakal Mendapat Santunan

Ilustrasi dampak angin kencang. (JIBI/Solopos - Dok)
27 Maret 2015 13:40 WIB Sunartono Sleman Share :

Angin kencang Sleman tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan luka tetapi juga kerusakaan. Adapun Pemkab Sleman menyediakan santunan bagi warga yang mengalami kerusakaan.

Harianjogja.com, SLEMAN-Kepada Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Makwan menambahkan, hingga Kamis pagi, telah tercatat 27 rumah mengalami kerusakan. Sebanyak 23 rumah termasuk kategori rusak ringan, dua rumah rusak sedang, dan dua rumah rusak berat.

“Dua rumah rusak berat ada di Kecamatan Tempel, yaitu di Temanggung, Desa Tambakrejo dan Ngabean, Desa Banyurejo. Rusak sedang ada di Temanggung dan Dusun Kawedanan, Bangunkerto Turi,” papar Makwan.

Rumah rusak berat akan mendapat bantuan maksimal Rp2.000.000, rumah rusak sedang maksimal Rp1.000.000, dan maksimal Rp500.000 bagi rumah rusak ringan.

“Rumah yang rusak juga dapat bantuan logistik pangan dan terpal untuk mengantisipasi hujan. Pemberian bantuan uang bagi rumah rusak masih menunggu proses lebih lanjut,” terang Juli kemudian.

Juli melanjutkan, proses evakuasi pohon-pohon tumbang akibat angin kencang diteruskan para relawan bersama masyarakat sekitar sejak Kamis pagi.

“Kami berkoordinasi dengan SKPD terkait agar segera membersihkan ranting dan pohon tumbang yang kena tiang listrik agar PLN bisa segera melakukan perbaikan dan menormalkan kembali fasilitas yang ada. Diharapkan, listriknya sudah bisa nyala lagi nanti malam,” ucapnya.

Musim hujan diperkirakan masih akan terjadi hingga April mendatang. Bupati Sleman, Sri Purnomo mengimbau masyarakat terus meningkatkan kewaspadaannya terhadap angin kencang maupun potensi bencana lainnya.

“Masyarakat harus selalu waspada dan tim SAR juga diharap siap siaga menghadapi musim pancaroba ini,” kata Sri Purnomo.