Advertisement
BANJIR JOGJA : 10 Talut Jebol
Advertisement
Banjir Jogja mengakibatkan 10 talut di Kali Code dan Winongo jebol.
Harianjogja.com, JOGJA-Akibat hujan deras dan banjir pada Rabu (22/42015), di Kota Jogja, sebanyak 10 talut di sungai yang membelah Kota Jogja ambrol, yakni di Kali Code, dan Kali Winongo.
Advertisement
“Hasil pendataan 10 talut yang ambrol,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja, Agus Winarto, Kamis (23/4/2015)
Salah satu talut yang ambrol ada di Kampung Jagalan Beji, Kelurahan Purwokinanti, Kecamatan Pakualaman. Talut itu ambrol sepanjang sekitar 20 meter dengan ketinggian tujuh meter. Talut yang ambrol pada Kamis pagi, sekitar 09.00 WIB itu mengancam satu rumah milik Boiman, 70.
“Pemilik rumah sudah dievakuasi ke tempat yang aman,” kata Agus.
Dia mengatakan satu dari 10 early warning system (EWS) yang terpasang di Sungai Code dan Gajah Wong tidak berfungsi karena korsleting. Akan tetapi, Kamis pagi peralatan sudah diperbaiki dan bisa berfungsi kembali. (Baca Juga : http://jogja.solopos.com/baca/2015/04/24/banjir-jogja-ews-tidak-berfungsi-597720">BANJIR JOGJA : EWS Tidak Berfungsi)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
- Angin Kencang Terjang Sleman, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Rumah
Advertisement
Advertisement





