HARI BURUH INTERNASIONAL : Perusahaan Media Dituntut Berikan Upah Layak Bagi Jurnalis

Buruh yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Tangerang, Banten, Senin (27/4/2015). Aksi tersebut merupakan aksi pra May Day atau Hari Buruh Internasional yang diperingati setiap 1 Mei. (JIBI/Solopos/Antara - Rivan Awal Lingga)
02 Mei 2015 03:15 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Hari Buruh Internasional di Jogja diperingati insan media dengan meminta perusahaan media memberikan upah layak

Harianjogja.com, JOGJA-Seribuan buruh turun ke jalan untuk memperingati Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2015), tak terkecuali Aliansi Jurnalis Independen (AJI) ikut mendesak  perusahaan media untuk mensejahterakan para jurnalis.

Perusahaan media diminta memberikan upah layak, hak-hak dasar pekerja, seperti jaminan kesehatan dan pensiun. AJI menuntut perusahaan media memberikan honor sesuai dengan upah minimum kabupaten dimana seorang koresponden/ kontributor bertugas.

Ketua AJI Jogja, Hendrawan Setiawan mengatakan masih banyak ditemukan jurnalis yang bekerja dengan penghasilan dibawah upah minimum kota/ kabupaten. Tidak sedikit jurnalis yang tidak didaftarkan kepesertaannya dalam jaminan kesehatan sosial nasional oleh perusahaan media.

"AJI juga menyerukan kepada jurnalis agar ikut mengawal pelaksanaan jaminan sosial nasional pekerja melalui BPJS," kata Hendrawan.